Share

Beri Ucapan Selamat Harlah Ke-96 NU, Anwar Ibrahim: Inspirasi Perjuangan Rakyat Malaysia

Sindonews, Sindonews · Jum'at 28 Januari 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 18 2539334 beri-ucapan-selamat-harlah-ke-96-nu-anwar-ibrahim-inspirasi-perjuangan-rakyat-malaysia-Ei29qD4e8r.jpg Foto: Okezone.

JAKARTA – Tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan ucapan selamat hari lahir (Harlah) ke-96 kepada Nahdlatul Ulama (NU), yang akan dirayakan pada 31 Januari 2022. Anwar mengatakan bahwa NU telah banyak memberi sumbangsih dan inspirasi bagi umat Islam, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.

"Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada Nadhlatul Ulama yang akan menyambut perayaan Harlah 1 Abad. Ucapan ini juga saya haturkan kepada jajaran pimpinan PBNU, Keluarga Besar NU di Indonesia dan seluruh cabang NU di seluruh dunia," kata Anwar Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Anwar mengatakan bahwa kelahiran NU telah menginspirasi semangat perjuangan rakyat Malaysia dalam menentang kerakusan imperialisme dan penjajahan barat. Dia mengungkapkan bahwa NU telah membawa wajah baru perjuangan yang sesuai dengan ajaran agama Islam dan nilai budaya leluhur 'nusantara'.

"Di Alam Nusantara, kelahiran NU pada awal abad ke-20 telah meniupkan semangat juang buat kami di Malaysia yang kala itu menghadapi kerakusan penjajahan kolonial Barat," ucapnya.

"Ketimbang mengambil pendekatan keras perjuangan kemerdekaan yang berlaku di Asia Selatan, NU justru tampil dengan penuh yakin dan wibawa mendukung gagasan Islam yang ternyata lebih cocok dengan adat dan nilai budaya leluhur Nusantara," lanjutnya.

Dia juga mengungkapkan kekagumannya pada imbas spirit perjuangan NU dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang berkeadilan dan rahmat bagi semesta alam.

Mengangkat sosok sahabat karibnya mendiang KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Anwar mengatakan bahwa kepemimpinan NU seringkali hadir dalam wajah dan watak yang cenderung memberikan kedamaian.

"Saya secara pribadi begitu terkesan dengan keikhlasan dan ukhuwah yang terjalin sepanjang persahabatan karib saya dengan mantan Presiden Republik Indonesia, Almarhum Bapak Gus Dur. Beliau begitu prihatin terhadap nasib keluarga (saya) saat saya ditindas dan mendekam dalam tahanan," jelas Anwar.

Anwar Ibrahim. (Foto: Reuters)

Terakhir, pemimpin Pakatan Harapan ini juga mengingatkan peran penting Malaysia dan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim besar di dunia. Anwar pun berpandangan ajaran NU yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kesederhanaan harus menjadi kekayaan berharga yang dapat dibagikan kepada seluruh umat manusia di sepanjang masa.

"Krisis kepemimpinan dunia Islam pada saat ini meniscayakan adanya peran penting negara mayoritas Muslim yang relatif stabil, seperti Malaysia dan Indonesia. Dalam konteks ini, NU menempati posisi yang amat penting, bukan saja karena jangkauannya yang mencapai ke semua benua, tetapi juga karena kekuatannya yang masih berakar pada tradisi dan penekanan Turath al-Islami, mengangkat pesan kesederhanaan yang sesuai ajaran sabda Nabi, khayr al-umur awsatuha," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini