Share

Respons Pengakuan Rusia Atas Daerah Separatis Ukraina, Biden Segera Teken Perintah Eksekutif

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 22 Februari 2022 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 18 2550929 respons-pengakuan-rusia-atas-daerah-separatis-ukraina-biden-segera-teken-perintah-eksekutif-WSXW4YSJdx.JPG Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON Amerika Serikat (AS) segera mengambil langkah untuk merespons keputusan Rusia yang mengakui Republik Rakyat Donestsk dan Luhansk (DPR dan LPR), yang memisahkan diri dari Ukraina, sebagai wilayah merdeka. Langkah Moskow ini membuka jalan bagi Rusia untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke wilayah tersebut guna memberikan perlindungan dari serangan Ukraina.

Pada Senin, (21/2/2022) Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Joe Biden akan segera mengeluarkan perintah eksekutif yang akan melarang kegiatan ekonomi antara individu warga AS di kedua wilayah, yang secara kolektif dikenal sebagai Donbass, itu.

"Kami telah mengantisipasi langkah seperti ini dari Rusia dan siap untuk segera merespons," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah pernyataan yang dilanisr Reuters.

"Presiden Biden akan segera mengeluarkan Perintah Eksekutif yang akan melarang investasi, perdagangan, dan pembiayaan baru oleh orang-orang AS ke, dari, atau di wilayah yang disebut DPR dan LPR Ukraina."

Perintah itu "juga akan memberikan wewenang untuk menjatuhkan sanksi pada siapa pun yang bertekad untuk beroperasi di wilayah Ukraina itu," tambah Psaki.

Psaki mengatakan lebih banyak tindakan akan dilakukan dan mengatakan ini terpisah dari sanksi yang telah disiapkan Amerika Serikat dan sekutunya jika Rusia menginvasi Ukraina.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Untuk lebih jelasnya: langkah-langkah ini terpisah dari dan akan menjadi tambahan dari langkah-langkah ekonomi yang cepat dan berat yang telah kami persiapkan dalam koordinasi dengan Sekutu dan mitra jika Rusia menginvasi Ukraina lebih lanjut," katanya.

Biden, yang sehari sebelumnya telah mengadakan pertemuan dengan tim keamanan nasionalnya di Gedung Putih, melakukan panggilan telepon selama 35 menit dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Kanselir Jerman Olaf Scholz terkait perkembangan terbaru ini.

"Kami terus berkonsultasi dengan Sekutu dan mitra, termasuk Ukraina, tentang langkah selanjutnya dan tentang eskalasi Rusia yang sedang berlangsung di sepanjang perbatasan dengan Ukraina," kata Psaki.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini