Share

Perjuangan Ukraina Pertahankan Kyiv dan Kharkiv dari Rusia

Agregasi BBC Indonesia, · Kamis 03 Maret 2022 05:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 03 18 2555623 perjuangan-ukraina-pertahankan-kyiv-dan-kharkiv-dari-rusia-XCWHYX4nOg.jpg Orang-orang memegang senjata di luar gedung pemerintahan yang rusak akibat tembakan rudal Rusia di Kharkiv, Ukraina, 1 Maret 2022. (Reuters)

SATU minggu setelah penyerbuan Rusia ke Ukraina, pasukan Moskow melaju, tapi sejauh ini belum menguasai Ibu Kota Kyiv dan kota-kota besar lain.

Pasukan Rusia melancarkan serangan pada Kamis (24/2) lalu dari tiga arah utama: utara, selatan, dan timur.

Sejumlah lokasi di Ukraina telah menjadi sasaran rudal selagi pasukan Rusia memasuki Ukraina.

Pertempuran di Kyiv

Pasukan Rusia telah menggempur sebuah menara televisi di Kyiv sehingga menewaskan lima orang dan memutus sejumlah siaran.

Serangan itu terjadi sesaat setelah Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan warga Kyiv bahwa militer Rusia akan segera menggempur ibu kota.

Sementara itu, pasukan Rusia berupaya mengepung kota. Iring-iringan kendaraan militer Rusia sepanjang 65km terlihat bergerak menuju selatan hingga mencapai pinggiran Bandara Hostomel.

Bandara tersebut menjadi lokasi pertempuran sengit dan telah berpindah tangan berulang kali dalam beberapa hari terakhir, menurut Institut Kajian Perang (ISW).

Pasukan Rusia tiba dekat Obolon di pinggiran Kiev, pada Jumat (25/2/2022), namun sejauh ini belum bergerak maju ke pusat kota.

Militer Ukraina berkata pasukan Rusia telah berulang kali mencoba menyerbu pinggiran ibu kota tapi tidak berhasil.

Pasukan penerjun payung dan komando pasukan khusus dilaporkan terlibat dalam pertempuran kota di bagian barat laut Kyiv pada akhir pekan lalu, namun sejauh ini tank-tank serta berbagai kendaraan lapis baja belum tiba di ibu kota.

Pasukan Rusia kepung Ukraina

Rusia kini telah mengendalikan bagian-bagian signifikan di teritorium Ukraina.

Pasukan Rusia mencoba mengepung Kyiv dan telah menembakkan sejumlah rudal ke Kharkiv dan Chernihiv. Kota-kota lainnya juga mengalami serangan.

Pertahanan udara Ukraina dan infrastruktur militer lainnya adalah yang pertama kali diserang menggunakan tank-tank, artileri, dan pesawat, pada Kamis (24/2/2022).

BACA JUGA:Kisah Pengungsi Ukraina : Terpaksa Berpisah dengan Suami hingga Tinggalkan Rumah yang Direnovasi 

Pasukan Rusia telah menyebar ke sejumlah kawasan di utara, timur, dan selatan dengan sokongan serangan artileri.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Serangan dari utara

Dari utara, pasukan Rusia diyakini telah memasuki perbatasan Ukraina pada jalan simpang tiga antara Ukraina, Rusia, dan Belarus, di Senkivka.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pasukan darat Rusia dalam jumlah besar berada lebih 30km dari Kyiv. Pergerakan mereka dihambat pasukan Ukraina yang mempertahankan Bandara Hostomel.

Kendaraan-kendaraan lapis baja, termasuk tank dan peluncur roket, telah bergerak menuju Chernihiv yang langsung terhubung dengan Kiev. Di sana pasukan Rusia menghadapi perlawanan sengit tentara Ukraina.

Pergerakan kedua yang lebih cepat terjadi di bagian barat Sungai Dnieper via Chernobyl. Di sana pasukan Rusia mengambil alih kawasan besar di sebelah utara dan barat Kyiv.

Serangan dari timur

Serangan Rusia ke kota terbesar di Ukraina, Kharkiv, semakin intensif dalam 48 jam terakhir.

Sejumlah rudal menghantam pusat kota pada Selasa (01/03), setelah beberapa hari serangan artileri menewaskan puluhan orang.

Kota Kharkiv kini dikepung, walau menurut Kementerian Pertahanan Inggris, masih dijaga pasukan Ukraina.

Tentara Rusia pertama kali berupaya menembus Kharkiv pada Minggu (27/02), namun serangan itu berhasil ditangkal militer Ukraina. Foto-foto memperlihatkan militer Ukraina melepaskan tembakan granat roket ke sudut-sudut jalan dan pasukan Rusia sembari bergerak di balik kendaraan lapis baja.

Sejumlah laporan lain menyebutkan serangan artileri terus berlanjut d sekitar Donetsk, yang diserang pasukan dari Belgorod di bagian barat Rusia.

Diperkirakan terdapat sekitar 15.000 petempur separatis sokongan Rusia di Donestk dan Luhansk, yang membantu laju pasukan Rusia. Namun, pihak Ukraina meyakini jumlahnya lebih banyak.

Pertempuran juga masih berlanjut di sekitar Sumy.

Serangan dari selatan

Pasukan Rusia bergerak dengan cepat dari Krimera dan pada Selasa (1/3/2022) mendobrak maju ke Mariupol di bagian timur.

Ada berbagai laporan bahwa Kherson di bagian barat Ukraina telah dikepung dan pasukan Ukraina telah menyeruak ke dalam kota.

Kota pelabuhan Berdyansk disebut telah jatuh ke tangan Rusia dan terdapat pertempuran sengit di sekitar pelabuhan Mariupol.

Kementerian Pertahanan Inggris meyakini kawasan itu telah dikepung pasukan Rusia.

Pergerakan dari Mariupol di bagian timur akan menciptakan jembatan darat antara Krimea dan kawasan yang dikuasai kubu separatis sokongan Rusia di Donetsk dan Luhansk.

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim pasukannya telah memasuki Melitopol tanpa perlawanan—walau para pejabat negara-negara Barat meyakini kota itu masih dikuasai tentara Ukraina.

Sebelum menginvasi Ukraina, Rusia telah menempatkan kapal-kapal pendarat yang mampu mengangkut tank-tank besar, kendaraan lapis baja, serta prajurit di Laut Hitam dan Laut Azov dekat perairan Ukraina.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini