Share

Pelajar Tewas Korban Klitih, Polda DIY Tingkatkan Frekuensi Patroli Malam selama Ramadan

Antara, · Selasa 05 April 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 05 510 2573646 pelajar-tewas-korban-klitih-polda-diy-tingkatkan-frekuensi-patroli-malam-selama-ramadan-We7p8plk78.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

YOGYAKARTA - Patroli malam oleh Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dan razia di jalan raya selama Ramadan akan ditingkatkan untuk mencegah munculnya kasus kejahatan jalanan.

Terakhir, aksi klitih memakan korban jiwa. Di mana seorang pelajar di Daerah Istimewa Yogyakarta tewas setelah terkena sabetan benda tajam oleh pelaku kejahatan jalanan di Jalan Gedongkuning, Kota Yogyakarta, Minggu (3/4) dini hari.

"Patroli biasanya paling tidak satu malam tiga 'trip', sesuai kebutuhan nanti kami tambah lagi menjadi lima sampai enam 'trip'," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (5/4/2022).

Untuk mendukung peningkatan patroli, menurut dia, personel yang bertugas di lapangan juga ditambah dengan jumlah yang disesuaikan dengan situasi kerawanan di masing-masing wilayah.

Menurut Yuliyanto, selain menggencarkan patroli hingga tingkat polsek, petugas juga bakal menggelar pemeriksaan kepemilikan senjata tajam atau peralatan lain yang memungkinkan digunakan untuk berbuat kejahatan.

"Jadi mohon maaf misalnya nanti masyarakat diperiksa di jalan pada malam hari. Itu semata-mata untuk menjaga situasi kamtibmas," kata Yuliyanto.

Selain diupayakan pihak kepolisian, menurut dia, jaminan keamanan selama Ramadhan juga dapat diwujudkan oleh masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Jaminan keamanan bisa dilakukan oleh kami, bisa juga oleh masyarakat dengan berpartisipasi ikut ronda malam, ikut jaga," kata dia.

Polda DIY, kata Yuliyanto, juga melarang warga menyalakan petasan untuk menjaga keamanan serta ketenangan beribadah selama Ramadhan.

"Misalnya ada (menyalakan petasan) akan kami amankan mercon-nya supaya tidak diledakkan, supaya tidak mengganggu orang lain," kata dia.

Sebelumnya, seorang pelajar di Daerah Istimewa Yogyakarta tewas korban klitih setelah terkena sabetan benda tajam oleh pelaku kejahatan jalanan di Jalan Gedongkuning, Kota Yogyakarta, Minggu (3/4) dini hari.

Korban sempat dilarikan ke RSUP Hardjolukito oleh petugas Direktorat Sabhara Polda DIY yang sedang berpatroli. Namun, nyawanya tak tertolong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini