Share

Tawuran Sarung, Puluhan ABG Diamankan Polisi

Erfan Erlin, iNews · Selasa 05 April 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 05 510 2573658 tawuran-sarung-puluhan-abg-diamankan-polisi-eL8VannVWi.jpg Illustrasi (foto: freepick)

BANTUL - Sebanyak 20 remaja di mana 19 orang diantaranya masih pelajar diamankan jajaran Polres Bantul. Mereka diamankan usai melakukan tawuran yang mengakibatkan salah seorang korban dirawat di rumah sakit usai dikeroyok beramai-ramai oleh para pelaku.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan menuturkan, aksi tawuran tersebut terjadi tanggal 4 April 2022 pukul O2.00 WIB atau hari Senin kemarin. aksi tawuran yang sempat viral di media sosial ini terjadi di Simpang Tiga Jodog Kapanewon Pandak Bantul.

"Mereka berasal dari berbagai wilayah dan berbagai sekolah. Hanya teman sepermainan. Ada dari Imogiri, pandak ataupun wilayah lain," tutur dia, Selasa (5/4/2022).

BACA JUGA:Terinspirasi Katak Bhizer, 4 Remaja Tenteng Celurit Cari Musuh untuk Tawuran 

Ihsan menyebutkan, sebelum aksi tawuran tersebut terjadi, dua kelompok remaja yang rata-rata masih sekolah SMP dan SMA melakukan tantangan-tantangan. Mereka melakukan tantangan di medsos dan kedua kelompok ini sudah saling kenal.

Melalui aplikasi WA mereka saling menantang satu sama lain. Mereka sepakat untuk melakukan tawuran sarung. Kemudian kedua kelompok menyepakati tempatnya yaitu di TKP atau dipertigaan Jodog, termasuk juga jamnya.

"Setelah sepakat akhirnya mereka bertemu di TKP," tambahnya.

BACA JUGA:Viral Tawuran Sarung Antar-RT di Pondok Gede Bekasi 

Namun karena kelompok korban jumlahnya kalah banyak dengan pelaku. Di mana kelompok korban ada 5 orang dan kelompok pelaku ada 20 orang. Kelompok korban langsung melarikan diri.

Namun naas ada salah satu dari kelompok korban yang menabrak sepeda motor dari kelompok pelaku sehingga terjatuh. Kemudian kelompok pelaku tersebut langsung melakukan penganiayaan sehingga korban mengalami luka-luka.

"Ini korban masih dirawat di rumah sakit,"papar dia.

Pihaknya pun langsung bergerak cepat langsung melakukan identifikasi terhadap para pelaku dan juga korban. Hingga akhirnya selang beberapa saat kemudian mereka berhasil meringkus para pelaku.

"Tadi kami masih melakukan penangkapan kepada para pelaku," tambahnya.

Ihsan menambahkan, para pelaku yang kini menjalani pemeriksaan akan dikenakan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan. Dengan ancaman hukuman paling berat 5 tahun enam bulan penjara. Dari tangan para pelaku pihaknya mengamankan beberapa sarung yang telah dimodifikasi dengan diikatkan batu dan 4 sepeda motor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini