Share

Mabuk Sambil Bawa Clurit, Pengamen 18 Tahun Bonyok Diamuk Warga

Erfan Erlin, iNews · Jum'at 08 April 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 510 2575699 mabuk-sambil-bawa-clurit-pengamen-18-tahun-bonyok-diamuk-warga-6JJ2VGap4q.jpg Illustrasi (foto: freepick)

YOGYAKARTA - Seorang pengamen berinisial BP (18) menjadi bulan-bulanan warga Badran Bumijo Kota Yoyakarta, Kamis (7/4/2022) malam, karena kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit.

Aksi penangkapan BP viral di media sosial dan tempat trending di beberapa akun media sosial yang ada di wilayah ini. Kini pengamen tersebut telah diamankan pihak Kepolisian

Kasi Humas Polresta Kota Yogyakarta, AKP Timbul Sasana menuturkan, pengamen ini diamankan di kampung Badran Bumijo Jetis Yogyakarta karena kedapatan membawa senjata tajam jenis Sabit/Arit.

"Dia diamankan oleh warga Badran Bumijo," kata Timbul, Jumat (8/4/2022)

 BACA JUGA:6 Pengamen Mabuk Keroyok Pemilik Salon Usai Nyanyi tapi Malah Diusir

Penangkapan tersangka tersebut bermula ketika ada dua orang pemuda yang melintas di Simpang 3 A Takrib, Bumijo Jetis. Mereka melihat seseorang berjalan kaki menuju ke selatan Jl Tentara Rakyat Mataram Bumijo dengan membawa senjata tajam jenis Sabit/Aritm

Keduanya tetap melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumahnya. Beberapa saat setelah keduanya tiba di rumah terdengar suara gaduh dan teriakan, kemudian setelah di cek ternyata ada seseorang yang sedang dikeroyok oleh warga Badran Bumijo Jetis.

"Dan ternyata orang tersebut yang dilihat oleh saksi di simpang 3 A Takrib sebelumnya. Pelaku kemudian diserahkan ke polisi," paparnya.

BACA JUGA:Pengamen Perempuan Ditemukan Tewas di Pangkalan Ojek Cijantung 

Timbul menambahkan, berdasarkan keterangan pelaku, awalnya pelaku mengamen di kawasan tugu Pal Putih. Dan sekira pukul 21.00 WIB tersangka beserta 5 rekan pengamen lainnya diantaranya bergeser ke depan soto sampah kembangan Jl. Kranggan dan minum- minuman keras jenis ciu.

Kemudian salah satu rekan pengamen bercerita bahwa sedang mempunyai masalah dengan salah seorang warga Cokrodiningratan, kemudian rekan pelaku tersebut mengambil senjata tajam di bawah kursi warung rokok dan mengajak mencari warga tersebut.

"Kemudian dengan menggunakan sepeda motor berkeliling dengan route Tugu-Bunderan Samsat - Simpang 4 pingit -Simpang 3 A Takrib," tambahnya.

Sesampainya di Sp. 3 A Takrib pelaku turun dari boncengan temannya dan berjalan ke selatan Jl. Tentara Rakyat Mataram bermaksud pulang menuju rumahnya di Badran sambil menenteng sabit/arit.

Selanjutnya pada saat sampai di depan Universitas Janabadra,Badran, Jetis tiba- tiba ada warga yang meneriaki pelaku. Kemudian pelaku lari dan membuang senjata tajam tersebut, sesampainya di belakang sekolah Akper Karya Husada pelaku tertangkap warga dan dikeroyok oleh warga sekitar.

"Pelaku diamankan warga karena diduga sebagai pelaku kejahatan jalanan,"ukar dia.

Karena pelaku mengalami luka-luka selanjutnya oleh personil Polsek Jetis pelaku dibawa ke RS. Ludiro Husodo Tegalrejo untuk menjalani perawatan. Senjata tajam yang dibawa oleh pelaku jenis Sabit/Arit dalam kondisi berkarat dan tidak terawat.

Menurut keterangan warga, pelaku tinggal di kampung Badran ikut dengan neneknya karena orang tua pelaku sudah bercerai dan saat ini ayah pelaku bernama Eko Prasetyo sedang menjalani hukuman di salah satu Lapas di Jakarta.

"Pelaku pernah diamankan di Mapolsek Jetis 2 kali dalam kasus perkelahian, karena masih di bawah umur diproses secara diversi," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini