Share

DPR : Pertamina dan Polisi Harus Tuntaskan Kasus Elpiji Oplosan di Sumut!

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 08 April 2022 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 608 2575504 dpr-pertamina-dan-polisi-harus-tuntaskan-kasus-elpiji-oplosan-di-sumut-usKrAvcprF.jpg Ketua Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian (foto: MNC Portal/Wahyudi)

MEDAN - Ketua Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian meminta kepada Pertamina dan Kepolisian segera berkoordinasi untuk menuntaskan kasus dugaan pengoplosan elpiji yang ada di Sumatera Utara. Termasuk yang baru-baru ini mencuat di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan Ramson usai menggelar Kunjungan Kerja Spesifik Distribusi BBM, Gas dan Listrik menjelang Idulfitri Tahun 2022 di Aula Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, pada Kamis 7 April 2022.

"Kita minta Pertamina merespon bekerja sama dengan pihak kepolisian," tegas Ramson.

 BACA JUGA:Alasan RI Masih Impor Gas tapi Punya Cadangan Melimpah, Kenapa?

Bukan hanya dengan polisi, Pertamina Patra Niaga juga dimintanya bekerja sama dengan institusi pemerintah terkait, seperti BPH Migas. Kerja sama tersebut mutlak diperlukan agar penanganan kasus pengoplosan elpiji dapat diselesaikan dengan tuntas.

"Begitu pun dengan upaya-upaya pencegahan, kerja sama tersebut tetap harus dijalankan. Terlebih dengan cukup banyaknya kasus pengoplosan elpiji yang terjadi di Sumut," pungkasnya.

 BACA JUGA:Tim Satgas Pangan Polda Jateng Sidak Minyak Goreng di Dua Lokasi, Ini Hasilnya

Berdasarkan catatan, hampir setiap tahun mencuat kasus dugaan pengoplosan elpiji di provinsi ini. Dan bukan hanya di Kota Medan, praktik pengoplosan juga kerap terjadi di daerah lain di Sumut.

Seperti kasus terkini yang sedang didalami Pertamina Patra Niaga. Yakni dugaan adanya salah satu agen elpiji nonsubsidi di Kota Pematangsiantar yang diduga melakukan pengoplosan.

Diberitakan sebelumnya, Section Head Communication dan Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan kepada PT HTJG, agen elpiji nonsubsidi yang berbasis di Kota Pematangsiantar. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindakan pengoplosan dari elpiji subsidi 3 kg ke elpiji nonsubsidi 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg oleh PT HTJG.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini