Share

Karantina Belawan Lepas Ekspor Komoditi Pertanian ke 45 Negara, Nilainya Rp319 Miliar

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 08 April 2022 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 608 2575512 karantina-belawan-lepas-ekspor-komoditi-pertanian-ke-45-negara-nilainya-rp319-miliar-9hIbgAmPoY.jpg foto: Dokumentasi Balai Karantina Medan

MEDAN - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan melepas ekspor komoditas pertanian asal Sumatera Utara (Sumut) berupa 9.701 ton hasil tumbuhan hidup, 197 ribu batang tumbuhan hidup dan 3.228 M3 kayu. Komoditi bernilai ekonomi Rp319 miliar itu telah dikirim ke 45 negara melalui Pelabuhan Belawan pada Kamis, 7 April 2022 kemarin.

“Sebelum diekspor Karantina Pertanian Belawan melakukan serangkaian tindakan karantina guna memastikan komoditas pertanian sehat dan aman diterima negara tujuan,” ungkap Kepala Karantina Pertanian Medan, Andi Yusmanto dalam keterangan pers Balai Karantina Medan, Jumat (8/4/2022).

 BACA JUGA:Produktivitas Pertanian di Melawi Kalbar Semakin Meningkat Berkat Program RJIT Kementan

Menurut Andi, dukungan pemerintah daerah dan kerjasama petani dan pelaku usaha yang sinergis, sehingga produk berkualitas dan pasar dapat terus berkelanjutan.

“Untuk itu kami akan terus mendorong para pelaku usaha di bidang pertanian dengan memberikan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan supaya ekspor lancar dan meningkat,“ terang Andi.

 BACA JUGA:Mentan SYL Dorong Bone Menjadi Lokomotif Pertanian Indonesia

Sebagai informasi, pada saat yang sama Presiden RI, Jokowi Widodo dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jambi juga melepas ekspor komoditas pertanian berupa pinang biji. Dengan total volume 126 ton senilai Rp 4,069 milliar. Komoditas unggulan asal sub sektor perkebunan ini menunjukan tren peningkatan nilai yang cukup signifikan.

Tercatat secara nasional ekspor komoditas pinang biji di tahun 2021 sebanyak 215.260 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp. 5,11 trilliun, meningkat hampir dua kali lipat dibanding capaian nilai tahun 2020 yang hanya Rp. 2,85 triliun saja.

Selain memberikan sejumlah bantuan kepada para pekebun pinang dalam rangka mendorong terus berkembangnya komoditas unggulan ekspor ini, Presiden berpesan agar komoditas yang diekspor harus diolah terlebih dahulu.

"Saya tugaskan Menteri Pertanian untuk menyiapkan varietas komoditas pertanian unggulan yang bagus dan baik agar menghasilkan komoditas yang unggul," ujar Presiden Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini