Share

BNPB: 105 Unit Rumah dan 394 Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 10 April 2022 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 10 608 2576381 bnpb-105-unit-rumah-dan-394-warga-terdampak-banjir-di-kota-medan-6jtdX99Yca.jpg Foto: BNPB.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa ratusan rumah dan warga terkena dampak banjir yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara. Banjir yang terjadi pada Jumat (8/4/2022) itu sampai saat ini masih terjadi.

BACA JUGA: Banjir Melanda Kota Medan, Ratusan Warga Bertahan di Dalam Rumah

"Dua kelurahan itu yaitu Kelurahan Aur dan Sei Mati. Sebanyak 112 KK atau 394 warga di dua kelurahan tersebut terdampak banjir pada Jumat (8/4) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Kerugian tercatat 105 unit rumah terdampak banjir dengan tinggi muka air 20 hingga 120 cm, saat banjir berlangsung," Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul dalam keterangannya dikutip, Minggu (10/4/2022). 

Abdul menyebut banjir disebabkan hujan deras dan meluapnya Sungai Deli. "Banjir terjadi setelah hujan deras di kawasan hulu sehingga debit air Sungai Deli meluap," ujarnya.

Ketika peristiwa ini terjadi, petugas BPBD melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada dan siaga. Pihaknya juga terus memonitor perkembangan cuaca dari BMKG sehingga antisipasi terhadap bahaya hidrometeorologi dapat dilakukan sejak dini.

Sejumlah peralatan telah disiagakan oleh petugas gabungan yang mendirikan pos komando di Gedung Dharma Wanita.

Menyikapi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir dan angin kencang, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap siaga. Dalam menghadapi banjir, warga dapat mengidentifikasi potensi risiko di sekitarnya, seperti memantau prakiraan cuaca atau pun tingkat risiko melalui inaRISK. Setiap keluarga mengaktifkan rencana kesiapsiagaan bencana, antara lain tas siaga dan identifikasi rute evakuasi.

Sedangkan pada angin kencang, warga dapat memperhatikan kondisi pohon di sekitar rumah. Pemangkasan ranting pohon dilakukan untuk mengurangi beban pohon saat angin kencang terjadi atau hujan lebat turun. Selanjutnya perhatikan kekuatan atap dan pastikan terpasang secara kuat sehingga bertahan ketika angin kencang berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini