Share

Warga Vs Geng Motor, Polisi Nyaris Diserang!

Muhammad Nur Bone, · Senin 11 April 2022 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 609 2576796 warga-vs-geng-motor-polisi-nyaris-diserang-qPWJhi968R.jpg Foto polisi menangkap pemotor membawa senjata tajam. (Foto: M Nur Bone/MNC)

MAKASSAR - Aparat kepolisian dari Polrestabes Kota Makassar, Sulsel nyaris diserang oleh warga. Warga yang berkumpul itu berniat menyerang geng motor yang akan melintas di Jalan Malengkeri Raya, Kota Makassar.

Awalnya, Polisi mendapatkan laporan terkait aksi warga yang hendak melakukan penyerangan terhadap geng motor di sekitar jalan langsung mendatangi dan membubarkan aksi tersebut.

Polisi yang berada di TKP malah sempat akan diserang oleh para warga yang mengira mereka adalah kelompok geng motor lawannya. Namun beruntung, aksi itu digagalkan oleh para warga lainnya yang mengetahui bahwa yang datang adalah anggota. Mengetahui hal ini, para warga pun langsung kabur kembali ke wilayahnya masing-masing.

Kanit Opsnal Polrestabes Makassar Iptu Wahid menuturkan, awal mula permasalahan ini lantaran sebelumnya kelompok geng motor menembakan anak panah busur kepada salah satu warga sekitar di Jalan Malengkeri. Setelah itu geng motor tersebut kerap kembali dan meneror warga dengan melakukan penyerangan hingga warga ingin membalasnya.

โ€œDi lokasi tersebut banyak sekali warga berkumpul yang sangat takut dengan aksi kekerasan dari geng motor dengan membalasnya jadi kami mereka kira kami geng motor, kami sempat membubarkan,โ€kata dia, Senin (11/4/2022).

Sementara itu, empat orang pria yang mengendarai dua unit sepeda motor saling berboncengan ditangkap oleh polisi di TKP. Mereka dibekuk lantaran membawa dua senjata tajam jenis badik dan singgah di TKP untuk mencari beberapa orang pemuda yang disebutnya sempat memukuli rekannya.

Empat orang pria yang ditangkap di TKP membawa senjata tajam jenis badik langsung dibawa ke Mapolsek Tamalate Makassar beserta barang bukti. Sementara itu, aparat kepolisian langsung berjaga-jaga di TKP dan mengimbau para warga untuk kembali ke rumahnya masing-masing agar tidak terjadi aksi saling serang di TKP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini