Share

Hendak Perang Sarung, Puluhan Remaja Ditangkap Polisi

Erfan Erlin, iNews · Rabu 13 April 2022 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 510 2577999 hendak-perang-sarung-puluhan-remaja-ditangkap-polisi-ePesw0NtQB.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

GUNUNGKIDUL - Jajaran Polres Gunungkidul menggagalkan aksi perang sarung di tiga lokasi yang berbeda. Dalam kasus tersebut, puluhan remaja diringkus.

Waka Polres Gunungkidul, Kompol Widya Mustikaningrum menyatakan, bahwa tiga lokasi yang akan menjadi ajang perang sarung ini masing masing di wilayah Playen, Karangmojo dan Nglipar. Puluhan orang diamankan sebagian besar anak di bawah umur.

BACA JUGA:Terlibat Perang Sarung dan Penganiayaan di Bogor, 6 Remaja Diamankan 

Di Kapanewon Playen aksi tawuran sarung tersebut terjadi di kawasan hutan Wanagama, berawal saat petugas patroli menemukan satu buah sepeda motor Scoopy yang ditinggalkan pemiliknya bersama tiga buah sarung yang diikat ujungnya.

"Saat tengah malam ada petugas yang curiga karena banyak remaja masuk ke kawasan Wanagama," terang dia, Selasa (12/4/2022).

 BACA JUGA:Perang Sarung Berujung Maut di Bekasi, Satu ABG Tewas Terluka di Dada

Minggu malam, sekitar pukul 00.02 WIB, bersama sepeda motor dan sarung, petugas juga mengamankan satu buah HP dan lima pasang sandal jepit. Polisi lantas melakukan pengembangan kasus tersebut.

Dari pengembangan penemuan sepeda motor tersebut petugas kemudian mengamankan 4 orang yang akan terlibat aksi perang sarung. Semua pelaku berstatus pelajar sebuah SMK di mana mereka bertetanggaan.

Kasus kedua, lanjut Kompol Widya terjadi di wilayah Kapanewon Karangmojo. Patroli Unit Reskrim Polsek Karangmojo dan Polsek Playen mengadakan patroli malam untuk antisipasi kejahatan jalanan.

"Dalam patroli ini petugas berhasil menggagalkan aksi perang sarung yang akan dilakukan oleh kelompok remaja di wilayah perbatasan Bejiharjo dan Wonosari," terang dia.

Di Karangmojo, 9 orang berhasil diamankan bersama satu buah sarung yang telah diikat ujungnya. Sementara lima kendaraan bermotor, sebagian besar pelaku masih di bawah umur.

Pada Senin(11/4/2022), patroli Cyber Polres Gunungkidul menemukan akun IG yang memposting video perang sarung. Setelah diselidiki ternyata kejadian ini dilakukan di sebuah jalan di wilayah Padukuhan Klayar, Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar.

"Akun IG ini memposting adegan video perang sarung,"terang dia.

Polisi langsung melakukan penyelidikan karena video tersebut berpotensi dapat ditiru atau memprovokasi kelompok lain. Setelah melakukan penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan 8 remaja, 4 diantaranya di bawah umur.

Para pelaku kemudian diamankan di Polres Gunungkidul untuk dilakukan pembinaan. Orang tua juga dipanggil dan diminta untuk mengawasi kegiatan anak anak mereka agar tidak menjadi korban ataupun pelaku kejahatan jalanan.

Motif dari mereka melakukan hal itu, hanya sebatas ikut tren perang sarung yang saat ini sedang marak di berbagai daerah. Mereka mengaku janjian atau tantang tantangan dengan kelompok lain lewat media sosial atau chat WA.

Waka Polres menambahkan, dari sarung sarung yang diamankan yang ujungnya diikat berbentuk bundar, sampai saat ini tidak ditemukan ujungnya berisi batu atau senjata tajam yang lainnya.

"Jika sarung ujungnya diikat batu atau sajam tentunya akan fatal bila mengenai seseorang, sampai saat ini kami belum menemukan hal itu, patroli pencegahan ini adalah sebagai bentuk antisipasi agar tren ini tidak berkembang menjadi suatu kegiatan yang berbahaya," imbuh Kapolres.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini