Share

Jelang Mudik, Vaksinasi di 13 Wilayah Jateng Digencarkan Cegah Lonjakan Covid-19

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 16 April 2022 22:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 16 512 2580147 jelang-mudik-vaksinasi-di-13-wilayah-jateng-digencarkan-cegah-lonjakan-covid-19-3NqQ5BrhZH.jpeg Vaksinasi digencarkan di 13 wilayah Jateng jelang Lebaran untuk cegah lonjakan kasus.

JAKARTA - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi salah satu daerah utama tujuan mudik ketika Hari Raya Idul Fitri. Antisipasi dan pencegahan lonjakan Covid-19 pun disiapkan menyambut perayaan Lebaran 2022 ini.

Mengantisipasi lonjakan, Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan melakukan kegiatan percepatan vaksinasi di 13 kota dan kabupaten, yakni Semarang, Salatiga, Banyumas, Blora, Boyolali, Kudus, Pati, Rembang, Temanggung, Pekalongan, Brebes, Jepara dan Kendal.

Menurut Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto, intensifikasi vaksinasi merupakan mitigasi risiko penularan yang paling penting.

“Dengan vaksinasi yang merata, apalagi bila sudah sampai dosis booster, kekebalan komunal masyarakat akan terbentuk dan bertahan lama. Risiko penularan di lingkungan yang memiliki kekebalan komunal yang baik akan terkendali, rendah, dan kalaupun terjadi niscaya bisa ditangani dengan baik,” ujar Sondi Siswanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/4/2022).

Vaksinasi yang digelar di 13 wilayah ini, katanya, merupakan kelanjutan dari upaya menjangkau semua wilayah Jateng yang terdiri dari 29 kabupaten/ kota. Sejauh ini, animo masyarakat terlihat cukup baik. Terlebih karena dalam setiap kegiatan vaksinasi, Binda Jateng selalu menggandeng berbagai pihak di tengah masyarakat.

"Bersama sejumlah instansi terkait dan berbagai organisasi kemasyarakatan, kami intensifkan vaksinasi ke semua kelompok masyarakat dan ke semua wilayah di Jateng. Target kita mulai anak usia 6-11 tahun hingga lanjut usia; dan prioritas kita memang dosis penguat atau booster karena rasionya yang masih rendah. Tapi dosis pertama dan kedua tetap kita sediakan untuk menutupi kekurangan di dua dosis ini," papar Sondi Siswanto.

Dalam setiap kegiatan vaksinasi, jajaran Binda Jateng juga selalu mengingatkan pentingnya pembiasaan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Karena, seperti kata Presiden Jokowi, dalam menghadapi pandemi, masyarakat cukup melakukan dua hal ini: vaksinasi dan prokes. Dengan begitu, pandemi Covid-19 di Indonesia dapat berakhir, atau setidaknya bertransformasi menjadi endemi.

“Saya selalu mengingatkan masyarakat untuk disiplin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pandemi dapat segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas secara normal kembali," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini