Share

Eksekutor Penembak Pegawai Dishub Makassar Ternyata Anggota Polisi

Ansar Jumasang, Koran SI · Senin 18 April 2022 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 609 2580911 eksekutor-penembak-pegawai-dishub-makassar-ternyata-anggota-polisi-L5yODKdvh6.jpg Illustrasi (foto: freepick)

MAKASSAR - Salah satu oknum anggota Polri diduga menjadi eksekutor dari penembakan anggota Dinas Perhubungan Kota Makassar. Tak hanya itu, oknum tersebut rupanya mendapat senjata api berjenis revolver dari jaringan teroris.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Budi Haryanto mengatakan, pelaku eksekutor dalam penembakan tersebut merupakan salah satu dari anggota Polri.

''Jadi untuk pelaku eksekutor kita sampaikan dia ini merupakan anggota kita oknum anggota Polri, namun demikian perintah pimpinan tidak ada tutup tutupan yang kita sesuaikan dekan aturan kita, akan proses dan mendapat sangsi yang berat disamping hukuman pidana dan juga akan dilakukan sangsi kode etik,'' tutur Budi kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

 BACA JUGA:Eksekutor Pegawai Dishub Suruhan Kasatpol PP Makassar Ternyata Sahabat Korban

Dia menyebut, setelah pihaknya melakukan penelusuran atas kepemilikan senjata tersebut dia mendapati pemilik senjata ini memesan dari jaringan teroris yang memang melakukan penjualan atas senjata tersebut.

''Jadi pemilik ini memesan senjata dari jaringan teroris, pemilik senjata ini di beli dengan secara online, awalnya pemilik senjata ini tidak tau bahwa yang ia tempati adalah teroris. Setelah kita lakukan penyelidikan kita dalami itu mengarah ke jaringan teroris yang memang melakukan penjualan senjata tersebut,'' tutur Budi.

BACA JUGA:Sosok Rachma, Pejabat Cantik yang Buat Kasatpol PP Makassar Nekat Bunuh Pegawai Dishub 

Dirinya tak merinci siapa sebenarnya pemilik dari senjata tersebut, dia juga enggan membeberkan dari satuan mana oknum polri tersebut. Ia hanya mngatakan eksekutor dari penembakan tersebut merupakan anggota Kepolisian di Makassar.

Ada pun hubungan para tersangka dengan pemilik senjata api itu, kata Kapolres, pelaku mengaku saling tidak mengenal.

“Hasil pemeriksaan, mereka tidak tau kalau senjata itu adalah milik jaringan teroris,” tuturnya.

Terkait penembakan Najamuddin Sewang dalam konferensi pers ini, polisi menghadirkan lima orang terduga tersangka. Awalnya hanya empat tersangka yang dirilis. Satu di antaranya yakni Kasatpol PP Makassar, Muh Iqbal Asnan, terduga otak pelaku kasus pembunuhan motif cinta segi tiga ini. Juga oknum polisi terduga eksekutor berinisial SL.

Polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti dalam perkara ini. Di antaranya uang tunai Rp85 juta, satu unit motor, satu senpi revolver, satu proyektil saat penembakan dan 53 butir peluru.

''Uang Rp85 juta itu hanya ucapan terima kasih, meraka ini ada hubungan rasa ke daerahan satu kampung sehingga mau membantu otak ini,'' tutup Kombes Pol Budhi.

Saat merilis kasus penembakan pegawai Dishub Makassar, Najamuddin Sewang. Polisi awalnya merilis sebanyak empat tersangka. Satu di antaranya Kasatpol PP Makassar, Muh Iqbal Asnan, terduga otak pelaku pembunuhan. Namun, jumlah tersangka bertambah menjadi lima orang. Terduga eksekutor merupakan oknum anggota polisi berinisial SL. Ada pun senjata api jenis revolver dibeli via online.

Kelima tersangka dihadirkan di hadapan awak media. Mereka mengenakan rompi oranye tahanan. Terkait Penembakan Najamuddin Sewang Polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit motor, satu proyektil bekas penembakan, satu senjata api, uang tunai Rp85 juta dan 53 butir peluru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini