Share

Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Ternyata Sudah Rencanakan Pembunuhan sejak 2020

Ansar Jumasang, Koran SI · Senin 18 April 2022 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 609 2580970 sempat-pakai-dukun-kasatpol-pp-makassar-ternyata-sudah-rencanakan-pembunuhan-sejak-2020-4AZepSBH2o.jpg Polisi merilis kasus pembunuhan dengan tersangka Kasatpol PP Makassar (Foto: Ansar Jumasang)

MAKASSAR - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar yakni M Iqbal Asnan yang diduga dalang di balik kematian Najamuddin Sewang, Anggota Dinas Perhubungan Kota Makassar. Bermula dari Najamuddin dikabarkan dekat seorang perempuan yang juga dekat dengan Iqbal Asnan. Atas dasar kecemburuan, Iqbal Asnan merencanakan pembunuhan kepada Najamuddin Sewang.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budi Haryanto menyatakan, tersangka ini sudah merencanakan pembunuhan tersebut sejak tahun 2020 lalu, dan baru terlaksana di tahun 2022.

''Dari sekian keterangan saksi, kita putuskan untuk menangkap salah satu yang kita curigai sebagai tersangka. Dari situ kita kembangkan dan rupanya berkonstruksi perkara ini sudah di rencanakan dari tahun 2020. Perkara ini sudah direncanakan dari tahun 2020 dan baru tahun 2022 baru terlaksana,'' ujarnya, Senin (18/4/2022).

Berbagai cara pun dilakukan Iqbal untuk menuntaskan ambisinya. Bahkan, dia hendak memakai jasa dukun untuk menghabisi nyawa Anggota Dishub Kota Makassar tersebut. Namun, tindakan itu tidak membuahkan hasil.

''Adapun cara otak pelaku melakukan pembunuhan berencana ini mulai dari mencari dukun, ada orang yang disuruh melempar sesuatu ke rumah korban tapi tidak meninggal,'' kata Budi Haryanto.

Usaha pelaku tak sampai disitu, Iqbal terus mencari cara bagaimana dia dengan mudahnya menghabisi nyawa korban. Setelah bertemu dengan beberapa rekannya yang juga sebagai tersangka dalam kasus tersebut, dirinya langsung melakukan konstruksi yang kemudian meregang nyawa Najamuddin Sewang.

''Setelah gagal, akhirnya dia berusaha untuk mencari siapa yang bisa membunuh korban ini. Setelah ketemu terjadi lah peristiwa penembakan tersebut,'' tuturnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Sementara, Pemerintah Kota Makassar mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan.

Iqbal Asnan diberhentikan akibat perbuatannya yang mendalangi pembunuhan dengan penembakan Anggota Dinas Perhubungan (Dishub), Najamuddin Sewang, yang ditengarai menyangkut persoalan asmara.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menuturkan, pihaknya langsung menonaktifkan Iqbal dari jabatannya usai adanya penetapan tersangka dari pihak kepolisian.

"Pasti diberhentikan sementara. Surat keputusannya keluar Senin. Itu pemberhentian sementara sampai adanya penetapan pengadilan. Kalau sudah terdakwa, maka berhenti dari ASN," ucap Danny, sapaan akrabnya.

Atas kejadian tersebut, Danny meminta seluruh personel Satpol-PP Makassar tetap fokus dan tidak terdistraksi dalam bertugas.

"Biarkan proses berjalan, hargai hukum yang berlaku. Olehnya itu saya meminta agar para Satpol-PP yang ada tetap jalankan tugasnya seperti sedia kala dan maksimal dalam melayani masyarakat," kata Danny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini