Share

Evakuasi Buaya Lepas, 2 Warga Banyuasin Terluka

Dede Febriansyah, MNC Portal · Senin 18 April 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 610 2580975 evakuasi-buaya-lepas-2-warga-banyuasin-terluka-JO0fDqFBKh.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BANYUASIN - Sedikitnya dua warga Banyuasin terluka saat melakukan evakuasi terhadap puluhan ekor buaya yang terlepas akibat jebolnya penangkaran milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan beberapa hari lalu.

Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya telah mengamankan 18 dari 21 ekor anak buaya yang lepas dari penangkaran PD Budiman.

"Dua orang yang terluka saat evakuasi itu mengalami luka di bagian tangan karena terkena ujung mulut buaya," kata Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata, Senin (18/4/2022).

BACA JUGA:Waspada! Puluhan Buaya Lepas dari Penangkaran 

Dijelaskan Ujang, kedua korban tersebut yakni Hendri (40) dan Yanto (37), warga Talang Kelapa, Banyuasin. Selain melibatkan pawang hujan, BKSDA Sumsel juga melibatkan masyarakat mencari buaya yang telah berlangsung satu pekan.

"Warga itu membantu kita memegang jaring saat evakuasi sehingga telapak tangannya terluka ringan. Tapi sudah diobati karena hanya luka ringan," jelas dia.

 BACA JUGA:Banjir Dahsyat Afrika Selatan, 300 Orang Meninggal dan 12 Buaya Hanyut

Ujang menerangkan, pihaknya telah mendirikan posko evakuasi buaya di Banyuasin. Selain itu, pihaknya juga meminta bantuan siapa saja yang memiliki keahlian dalam menangkap buaya untuk berkontribusi.

"Kami juga meminta bantuan dari pawang buaya dan komunitas reptil untuk mengevakuasi, termasuk dari warga juga," jelasnya.

Diungkapkan Ujang, lokasi penangkaran PD Budiman merupakan tempat penitipan buaya yang diselamatkan BKSDA Sumsel. Akibat hujan deras yang mengguyur TKP beberapa hari lalu hingga mengakibatkan air kolam sehingga 21 ekor anak buaya lepas.

"Kami paham warga mulai takut karena masih ada buaya di sekitar tempat mereka tinggal. Kami sekarang sedang berusaha mengevakuasi semuanya, termasuk mendirikan posko agar sama-sama bisa terpantau," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini