Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Putri Gayatri Ragukan Efektivitas Ritual Seks Raja Singasari

Alyssa Nazira , Jurnalis-Minggu, 24 April 2022 |07:30 WIB
Cerita Putri Gayatri Ragukan Efektivitas Ritual Seks Raja Singasari
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

RITUAL Tantra Kiri versi adaptasi Champa dan Singasari memang lebih terkendali, dengan melibatkan pasangan-pasangan laki-laki dan perempuan, serta minuman keras. Para peserta juga mengenakan topeng agar identitas mereka tersamarkan.

Memang sejumlah peserta yang mengikuti ritual tersebut melakukannya dengan taat untuk menguji kemampuan mereka, yaitu menahan godaan nafsu duniawi, demi meraih jalan menuju pencerahan. Namun sayangnya beberapa yang lainnya merasa malu atau malah terangsang oleh kenikmatan alkohol dan seks, seperti dikutip dari buku "Gayatri Rajapatni: Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit karya Earl Drake".

BACA JUGA:Ketika Utusan Kubilai Khan Minta Raja Singasari Menjadi Bawahannya 

Tentunya hal tersebut bertolakbelakang dengan tujuan awal spiritual ritual tersebut. Hal ini khususnya tampak pada sejumlah laki-laki yang berpasangan dengan gadis-gadis muda yang menawan atau yoginis, yang diboyong dari Champa, dan sebelumnya sudah dilatih sebagai pelaku tantra.

Sejumlah pengamat berpendapat bahwa perilaku para gadis tersebut tidak sejalan dengan Syiwa dan pasangannya, Uma, yang saling berpelukan bagai kahyangan. Mereka memamerkan keahlian untuk memperdaya laki-laki lebih tua yang lemah, dengan menyalahgunakan seks dan arak.

 BACA JUGA:Gayatri dan Tribhuwana, Putri Raja Singasari yang Mewarisi Kecantikan Ken Dedes

Putri bungsu Kertanegara, Gayatri yang masih belia tentunya tidak diajak ikut serta dalam ritual Tantrik rahasia sang ayah, tetapi ia mengetahuinya. Tampaknya, jalan pikiran Gayatri yang cenderung atau bahkan realistis, diam-diam meragukan apakah benar ritual Tantra Kiri ini dapat membantu sang ayah mengalahkan Kublai Khan yang perkasa itu?

Nyatanya, memang Kertanegara, sang ayah, terlalu sibuk untuk menanyakan pendapat Gayatri mengenai ritual-ritual ini, dan Gayatri sendiri pun tak pernah bertanya kepada sang ayah. Namun, upacara dan keikutsertaan para yoginis asing tetap menjadi pikiran yang mengusik dirinya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement