Share

Pemudik Tinggalkan Malang Melalui Tol Singosari Alami Peningkatan Sepekan Jelang Lebaran

Avirista Midaada, Okezone · Senin 25 April 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 519 2584565 pemudik-tinggalkan-malang-melalui-tol-singosari-alami-peningkatan-sepekan-jelang-lebaran-Eggwf07onN.jpg Tol Singosari (Foto: MNC Portal)

MALANG - Arus mudik terlihat di Gerbang Tol Singosari Malang sepekan sebelum lebaran 2022. Kenaikan terlihat dari arus kendaraan yang melintasi masuk Gerbang Tol Singosari untuk meninggalkan Malang.

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Tody Satria mengungkapkan, dari data yang diterima hingga Minggu sore (24/4/2022) sudah terjadi tren kenaikan arus lalu lintas pemudik yang meninggalkan Malang.

"Untuk kendaraan yang meninggalkan Malang tercatat sebesar 11.361 kendaraan atau naik 0,9 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 11.265 kendaraan," ucap Tody Satria, melalui siaran persnya yang diterima MNC Portal, pada Minggu petang (24/4/2022).

Sementara untuk kendaraan yang menuju Malang disebut Tody masih normal bahkan cenderun ada penurunan dibandingkan lalu lintas saat normal. Pihaknya mencatat ada sebesar 13.981 kendaraan menuju Malang melalui Gerbang Tol Singosari.

"Jumlah itu turun 8,1 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 15.209 kendaraan," kata dia kembali.

Baca juga: Viral Situasi Tol Macet Parah, Jasa Marga Bilang Begini

Sedangkan arus lalu lintas dari Gerbang Tol Warugunung yang meninggalkan Surabaya mulai mengalami peningkatan dibanding sehari sebelumnya atau pada Sabtu (23/4/2022). Bila sebelumnya pada Sabtu arus kendaraan yang meninggalkan Surabaya berada di angka16.897 kendaraan, atau turun 9,6 persen, dibandingkan lalu lintas normal sebesar 18,701 kendaraan.

Baca juga: Mulai Besok, Uji Coba Ganjil Genap di Tol Dimulai

"Ada tren kenaikan mencapai 15,6 persen dibandingkan lali lintas normal sebesar 15.279 kendaraan. Total ada 17.662 kendaraan melalui Gerbang Tol Warugunung. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Surabaya justru turun 4,1 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 18.991 kendaraan, dengan total 18.209 kendaraan menuju Surabaya pada Gerbang Tol Warugunung," jelasnya.

Tody menambahkan, situasi berbeda justru terjadi di Gerbang Tol Kejapanan Utama yang terjadi penurunan pengendara yang melintas dibanding hari Sabtu kemarin. Pihaknya mencatat di hari Minggu ini ada sebesar 26.026 kendaraan menuju Surabaya, atau naik 5,4 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 24.689 kendaraan.

"Untuk kendaraan yang meninggalkan Surabaya tercatat sebesar 28.459 kendaraan atau naik 3,3 persen, dibandingkan lalu lintas normal sebesar 27.545 kendaraan," ucapnya.

Hal ini berbeda saat Sabtu kemarin yang tercatat ada kenaikan ada 24.686 kendaraan yang masuk Surabaya atau naik sekitar 12,2 persen, dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 21.999 kendaraan. Sedangkan untuk kendaraan yang keluar Surabaya melalui GT Kejapanan Utama, tercatat sebesar 25.515 kendaraan keluar Surabaya, atau naik 13,3 persen, dibandingkan lalu lintas normal sebesar 22.519 kendaraan.

Baca juga: Angkutan Barang Dilarang Melintas saat Mudik Lebaran, Konsumsi Solar Menurun?

Pihaknya mengimbau agar pemudik menyiapkan sejumlah kebutuhan sebelum memasuki jalan tol Transjawa, mulai memastikan kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan memastikan mobil dalam kondisi prima.

"Kami juga mengimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, saat berada di rest area, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan," tukasnya.

Baca juga: Stasiun Pasar Senen Berangkatkan 12.600 Pemudik Hari Ini

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah 2-3 Mei 2022, sementara cuti bersama jatuh pada 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022. Pemerintah memperkirakan sekitar 85 juta orang akan melakukan mudik pada Lebaran 2022.

Ada sejumlah persyaratan bagi para pemudik, diantaranya adalah untuk masyarakat yang baru menerima dosis pertama vaksin COVID-19, masih diwajibkan untuk melampirkan hasil tes PCR yang berlaku 3x24 jam sebelum melakukan perjalanan.

Sementara bagi masyarakat yang sudah menerima dosis kedua, hanya perlu melampirkan hasil tes antigen 1x24 jam atau PCR 3x24 jam. Sedangkan masyarakat yang sudah mendapatkan dosis penguat atau booster, tidak perlu melampirkan hasil tes sebagai syarat perjalanan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memprediksi ada 16,8 juta pemudik yang tiba di Jawa Timur, dimana 47 persen di antaranya menggunakan mobil pribadi melalui jalan tol, maupun jalan arteri non-tol.

Baca juga: Masih Ada Tiket Kereta Mudik Lebaran 2022, Ini Rutenya

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini