Share

Bidan Muda Hamil 8 Bulan Terjun ke Sungai untuk Bunuh Diri, Warga Heboh

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 01 Mei 2022 04:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 01 519 2587920 bidan-muda-hamil-8-bulan-terjun-ke-sungai-untuk-bunuh-diri-warga-heboh-SkhsD7kJAN.JPG Bidan Muda yang terjun ke sungai (Foto MPI/Istimewa)

BOJONEGORO - Warga di sekitar Jembatan Kaliketek, Bojonegoro digemparkan dengan aksi percobaan bunuh diri dari seorang ibu muda yang tengah hamil. Sang perempuan yang belakangan diketahui merupakan bidan berinisial AL (31) nekat meloncat dari atas jembatan ke Sungai Bengawan Solo.

Aksi percobaan bunuh diri AL terekam pada video yang direkam melalui ponsel warga. Terlihat AL tengah hanyut di Sungai Bengawan Solo, ia tampak timbul tenggelam di tengah derasnya arus Sungai Bengawan Solo yang deras. Tak berselang lama, sebuah perahu penambang pasir yang berada di lokasi kejadian menyelamatkan nyawanya.

Korban dievakuasi ke tepi sungai dengan dibungkus kain jarik untuk menghangatkan tubuhnya. Di tepi sungai beberapa warga berupaya memberikan penyelamatan pertama, sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Sontak saja aksi AL ini mengejutkan banyak pengendara jalan dan warga sekitar Jembatan Kaliketek yang melintas.

Kanitreskrim Polsek Bojonegoro Ipda Sena Susanto membenarkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan di Jembatan Kaliketek, pada Sabtu siang. Awalnya korban meminta untuk diantarkan ke tukang pijat kandungan. Usai pijat, AL meminta untuk diantar membeli makanan di sekitaran Jembatan Kaliketek Bojonegoro.

"Korban langsung turun dari motor dan menceburkan dirinya ke Sungai Bengawan Solo dari atas jembatan. Kejadiannya siang tadi," ucap Sena Susanto dikonfirmasi, pada Sabtu petang.

Korban lantas ditolong oleh penambang pasir uang ada di sekitar lokasi kejadian. Terlihat korban yang lemas dievakuasi ke tepi sungai selanjutnya dilarikan ke RSUD dr. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

Dijelaskan Susanto kembali, korban diketahui tengah menderita gangguan kejiwaan dan mengandung bayi 8 bulan. Hasil ini berdasarkan keterangan dari petugas medis yang menangani korban di rumah sakit.

"Kita mendapatkan keterangan dari petugas medis, bahwa korban mengalami gangguan jiwa dan masih menjalani pengobatan. Dan untuk kondisi saat ini korban mengalami trauma dan tidak ada luka fisik dan kondisi korban hamil 8 bulan," bebernya.

Di sisi lain Humas RSUD dr. Sosodoro Djatikoesoemo Thomas Djaja menyebut, kondisi korban dan kandungannya sudah berangsur-angsur membaik. "Sudah membaik, semuanya (ibu dan kandungannya) baik-baik," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini