Share

Cegah Macet, Pemudik Diimbau Tak Istirahat di Bahu Jalan

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 07 Mei 2022 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 525 2590209 cegah-macet-pemudik-diimbau-tak-istirahat-di-bahu-jalan-8DBYOHYvm3.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memprediksi, puncak arus balik Lebaran 2022 di Provinsi Jawa Barat terjadi pada Sabtu (7/5/2022).

Hal itu dikatakan Ridwan Kamil saat meninjau arus balik Lebaran di kawasan Limbangan, Kabupaten Garut, Jumat 6 Mei 2022.

BACA JUGA:Dimaki Bang Jago saat Atur Lalin, Iptu Asep: Ya Ikhlas Saja 

Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, berdasarkan laporan petugas Pos Terpadu Limbangan, terjadi peningkatan arus kendaraan sebesar 14 persen pada Jumat atau H+4 Lebaran. "Terjadi peningkatan kendaraan sekitar 14 persen," kata Kang Emil.

Sesuai prediksi, lanjut Kang Emil, hari ini merupakan awal puncak arus balik. Bila melihat grafik, jumlah kendaraan hari ini hampir sama saat puncak arus mudik pada 29-30 April lalu.

Oleh karenanya, Kang Emil memprediksi bahwa puncak arus balik di semua jalur di Jabar terjadi Sabtu. 

"Kalau lihat grafiknya di hari ini, sudah hampir sama dengan puncak arus mudik tanggal 29-30 April 2022 lalu, tinggi sekali, hari ini juga hampir sama. Kami memperkirakan puncaknya hari ini dan besok," katanya.

BACA JUGA:Catat! Ini 3 Jalur Alternatif Jakarta-Bandung Selama One Way Arus Balik 

Menurutnya, rata-rata pemudik yang balik mengarah ke Jabodetabek, khususnya Jakarta. Bahkan, kata Kang Emil, pemudik yang balik melintasi dari arah timur Jabar menuju Jakarta persentasenya mencapai 50 persen. Kemudian, 20 persen dari Bandung Raya dan 20 persen lagi dari arah Merak, Banten menuju Jakarta.

"Jadi rata-rata masuk Jakarta, persentasenya tetap paling banyak dari arah timur sekitar 70 persen," sebutnya.

Adapun untuk jalur selatan Jabar, kemacetan masih terjadi di wilayah Gentong, Malangbong, Kabupaten Tasikmalaya dan Kadungora di Kabupaten Garut. Di luar jalur tersebut, situasi arus lalu lintas menurutnya relatif masih terkendali.

Dia pun mengapresiasi langkah Polres Garut dan Polres Tasikmalaya yang efektif mengurai kemacetan, yakni mengalihkan arus yang melewati Gentong dari arah Tasikmalaya ke jalur Singaparna.

"Memang tidak bisa dihindari karena meningkatnya jumlah kendaraan terjadi kemacetan, khususnya di Gentong. Tapi, di luar itu, relatif aman terkendali. Kalau di Garut, kata Pak Kapolres Garut, paling di titik pelintasan kereta api Kadungora," katanya.

Untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2022 yang diprediksi terjadi besok, Kang Emil mengimbau pemudik yang lelah untuk segera beristirahat di pos terpadu, agar tidak menyebabkan kemacetan.

Diketahui, salah satu penyebab kemacetan adalah banyaknya pemudik yang memaksakan diri beristirahat di rest area, meskipun sudah penuh hingga parkir di bahu jalan.

"Saya imbau pada pemudik balik kalau lelah istirahat, tapi jangan di bahu jalan karena salah satu yang bikin macet itu di rest area yang mengular dan memaksakan diri istirahatnya di bahu jalan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini