Share

Sehari Kabur, Suami Pembakar Istri di Bangka Tengah Berhasil Berhasil Ditangkap

Rachmat Kurniawan, iNews · Senin 09 Mei 2022 03:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 08 340 2590832 sehari-kabur-suami-pembakar-istri-di-bangka-tengah-berhasil-berhasil-ditangkap-FkfMoMVuCE.jpg Suami yang membakar istrinya berhasil ditangkap. (Foto: Dok Polres Bangka Tengah)

BANGKA TENGAH - PW alias Putu berhasil ditangkap Saterskrim Polres Bangka Tengah dan Polsek Lubuk Besar pada Minggu (08/05/2022). PW ditangkap setelah satu hari melarikan diri usai membakar istri sirinya di kediamanya di Dusun Nadi, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, pada Sabtu (7/5/2022) kemarin.

Kasat Reskrim AKP Wawan membenarkan bahwa tim gabungan telah berhasil menangkap pelaku penganiayaan tersebut.

"Ya tim gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres Bangka Tengah dan Polsek Lubuk Besar telah berhasil mengamankan pelaku penganiayaan tersebut setelah melakukan upaya penyelidikan mendalam terhadap pelaku ini," ujar AKP Wawan pada Minggu (8/5/2022).

Pelaku berhasil ditangkao di kawasan Jalur 23 Kecamatan Ari Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga:  4 Bulan Menikah, Pria Ini Tega Bakar Istri Gegara Cekcok

“Ditangkap sekitar pukul 13.00 WIB. Saat penangkapan kita juga bersama anggota Polaek Air Sugihan, dan saat ini tersangka kita bawa ke Polres Bangka Tengah untuk di proses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Berdasarkan keterangan para saksi dan pelaku, sebelum kejadian dirinya bersama korban berinisial A sempat cekcok mulut dan berujung pembakaran. 

"Terjadinya Penganiayaan pada hari Sabtu 7 Mei 2022 sekira pukul 06.00 WIB di rumah kontrakan pelaku di daerah dusun Nadi. Pelaku dan korban memang sudah bertengkar masalah rumah tangga sejak malam hari, namun kemudian pelaku kabur dari rumah, pada pagi harinya pelaku pulang ke rumah kontrakan dan di depan rumah pelaku menelepon korban supaya membukakan pintu rumah," jelas Wawan.

"Setelah pintu rumah di buka pelaku dan pelapor kembali adu mulut dikarenakan pelaku ingin mengambil sepeda motor RX King yang baru selesai diperbaiki di bengkel, namun korban pada saat itu meminta ganti uang perbaikan motor kepada pelaku sebesar Rp3 juta, namun pelaku menawar sebesar Rp1.500.000. Akan tetapi korban tidak menuruti permintaan pelaku dan tetap meminta uang sebesar Rp3 juta sehingga pelaku dan korban kembali adu mulut di dalam rumah," sambungnya. 

Setelah kejadian itu korban duduk di kursi dan tiba-tiba dari arah belakang pelaku menyiramkan bensin dan langsung membakar korban menggunakan korek. Seketika api  langsung menyala di bagian muka, leher, bahu, dada dan kedua tangan korban.

Korban langsung berlari dan langsung menceburkan diri ke air yang ada di drum samping rumah, sembari berteriak minta tolong.

Usai kejadian tersebut pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

"Setelah kejadian pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor dan diketahui jika pelaku mendapatkan BBM dari sebuah botol yang ada. Pelakupun terancam pasal tindak pidana penganiayaan sebagaimana yang dimaksud dengan Pasal 351 KUHP," terangnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan di lokasi kejadian adalam botol bekas BBM dan sebuah korek api yang digunakan pelaku membakar korban. Selain itu hasil visum dari tim dokter RSUD Bangka Tengah.

Di sisi lain, hingga Minggu sore kondisi korban belum sadarkan diri dan masih dalam penanganan tim medis RSUD Bangka Tengah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini