Share

Sadis! Penjaga Makam di Palabuhanratu Bacok 2 Rekannya Gegara Tak Puas Pembagian Kotak Amal

Dharmawan Hadi, iNews · Senin 09 Mei 2022 01:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 08 525 2590825 sadis-penjaga-makam-di-palabuhanratu-bacok-2-rekannya-gegara-tak-puas-pembagian-kotak-amal-WporakW8OS.jpg Pelaku pembacokan. (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Seorang penjaga makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pangsor Lio, Kampung Jeruk RT 02/25, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, membacok dua rekannya pada Minggu (8/5/2022) sekira pukul 07.30 WIB pagi. 

Kejadian tersebut dipicu oleh merasa tidak adil dalam pembagian kotak amal sumbangan para penziarah yang datang ke TPU. Terduga pelaku yang berinisial D (67) warga Kampung Babadan, Kelurahan Palabuhanratu, tega membacok M (42) seorang ibu rumah tangga dan temannya DD (66) yang mencoba melerainya. 

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP I Putu Asti Hermawan Santosa mengatakan, selain permasalahan pembagian kotak amal, pelaku menjadi tambah marah karena korban M telah merebut pekerjaannya dalam borongan pembangunan sebuah makam. 

Baca juga:  Mabuk dan Aniaya Pemuda saat Pesta Pernikahan, Pria Ini Tewas Dibacok

"Pelaku dengan korban M terjadi cekcok dan sesaat kemudian pelaku mencabut golok dari pinggangnya lalu menebas korban M sebanyak tiga kali, sedangkan korban DD yang berniat melerai namun oleh pelaku dibacok juga," ujar Putu kepada MNC Portal Indonesia. 

Akibat penganiayaan tersebut, lanjut Putu, kedua korban mengalami luka yang cukup serius dan harus menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu. Namun korban M harus dirujuk ke rumah sakit di Bandung akibat luka yang dideritanya.  

"Korban M mengalami luka di bagian punggung dan kepala sedangkan korban DD mengalami luka bacok di bagian kepala, saat ini kondisinya berangsur membaik dan sudah dapat berbicara," ujar Putu menambahkan. 

Lebih lanjut Putu juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengamankan D beserta barang bukti sebilah golok dengan sarungnya. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terkait kasus penganiayaan tersebut. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini