Share

Aksi Dramatis Petugas Evakuasi Pria Berat 275 Kg yang Jatuh Bersama Lift di Malang

Avirista Midaada, Okezone · Senin 09 Mei 2022 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 519 2591428 aksi-dramatis-petugas-evakuasi-pria-berat-275-kg-yang-jatuh-bersama-lift-di-malang-pTndHpkHHR.jpg Evakuasi pria berat 275 Kg yang terjatuh bersama lift. (Foto: Damkar Kota Malang)

KOTA MALANG - Petugas gabungan dari pemadam kebakaran dan PMI Kota Malang kesulitan saat mengevakuasi pria berbobot 275 kilogram yang jatuh di lift rumahnya. Petugas memerlukan waktu hampir 1,5 jam mengevakuasi korban bernama Dwi Ariesta Wardhana (38) warga Perumahan Puri Kartika, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Komandan regu (Danru) Edi Susianto mengungkapkan, evakuasi pria berbobot 275 kilogram yang jatuh di lift di rumahnya berlangsung pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 11.20 WIB. Saat itu pihaknya menerima informasi adanya orang terjebak di dalam lift karena tali sling putus.

"Tali selingnya itu putus. Liftnya itu di rumahnya. Dia dari lantai atas lantai dua mau ke lantai bawah lantai satu. Orangnya sudah masuk ke lift, tombol sudah dipencet, enggak tahunya slingnya putus, informasinya begitu," kata Edi Susianto dihubungi MPI, Senin (9/5/2022) petang.

Setibanya di lokasi, korban berhasil dikeluarkan petugas PMI Kota Malang dari dalam lift. Namun 7 orang petugas PMK akhirnya membantu proses evakuasi yang memerlukan waktu lebih lama dari yang dibayangkan. Petugas bahkan sampai harus membeli triplek kayu dengan tebal 18 milimeter untuk mengevakuasi tubuh Aris.

BACA JUGA:Pemudik Hamil Muda Alami Sesak Napas Dievakuasi Polisi 

"Betul evakuasi cukup lama karena terhalang berat badan. Berat badannya 275 kilogram. Untuk mengangkat itu saya siasati pakai tripleks yang tebalnya 18 milimeter, otomatis beli, untung sekitar situ ada toko bangunan," ungkapnya.

Bahkan untuk membawanya ke rumah sakit, petugas tak menggunakan ambulans melainkan menggunakan mobil pikap. Dibantu warga, total ada puluhan orang yang mengangkat tubuh Aris ke mobil pikap.

"PMK 7 orang, PMI ada kurang lebih 8 orang dibantu warga, warga juga banyak yang bantu. Enggak cukup dibawa pakai ambulan akhirnya pakai pickup. Dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

Dirinya menambahkan, dari penuturan keluarga dan warga sekitar lift itu memang dimodifikasi sedemikian rupa untuk naik turun rumah bagi korban sekeluarga. Pasalnya anggota keluarga korban banyak yang memiliki postur gemuk sehingga lift itu didesain sedemikian rupa untuk naik turun.

"Betul memang disiapkan untuk naik turunnya kan badannya besar-besar. Keluarganya kebanyakan besar-besar semua. Korban saat ini di rumah sakit patah tulang kaki kiri dan kanan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini