Share

Terjerat Hutang Rentenir, Nenek Ini Gantung Diri saat Anaknya Mudik

Erfan Erlin, iNews · Selasa 10 Mei 2022 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 510 2591889 terjerat-hutang-rentenir-nenek-ini-gantung-diri-saat-anaknya-mudik-S0P5zhAS61.jpg Illustrasi (foto: freepick)

GUNUNGKIDUL - Seorang nenek berinisial ST (61) asal Dusun Warak RT 003/002 Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang, Gunungkidul tewas gantung diri di depan kamar mandi rumahnya. Jasad ST pertama kali ditemukan oleh anaknya, EST (40) yang baru saja mudik dari Temanggung, Jawa Tengah.

Pil pahit itu dialami oleh EST warga Karangtejo RT 02/RW.01 Karangtejo Temanggung Jawa Tengah. Ia mendapati ibunya, tewas gantung diri saat mudik bersama suaminya NR (43) ke rumah ibunya tersebut.

BACA JUGA:Bidan Muda Hamil 8 Bulan Terjun ke Sungai untuk Bunuh Diri, Warga Heboh 

Kapolsek Panggang AKP Ahmad Fauzi membenarkan peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh warganya. Menurut Keterangan dari Warga Sekitar, ST terjerat masalah ekonomi. Selama ini ST terjerat utang piutang dengan person dan juga dengan bank harian atau bank plecit alias rentenir.

"Pemicunya diduga karena masalah ekonomi," terang dia, Selasa (10/5/2022).

BACA JUGA:Ibu dan 2 Anak di Garut Diduga Bunuh Diri, Ketua RT Ungkap Keseharian Korban 

Ahmad menyebutkan, jasad ST yang gantung diri pertama kali ditemukan oleh anaknya EST, pada Selasa (10/5/2022) siang sekira pukul 11.15 WIB. Saat itu, EST baru saja tiba di rumah St bersama suaminya, Nr (43) warga Karangtejo RT 02/RW.01 Karangtejo Temanggung Jawa Tengah.

Mereka memang tengah mudik ke Gunungkidul. Ketika tiba di rumah, EST langsung masuk ke dalam rumah dan menuju ke dapur. Sementara suaminya masih berada di samping rumah karena ada beberapa barang yang harus dibereskan.

"Karena rumah dalam keadaan sepi tetapi pintu tidak dikunci. EST langsung masuk ke dalam rumah,"paparnya.

Saat EST tiba di dapur, ia melihat banyak perkakas dapur yang belum dicuci. EST kemudian berniat untuk mencuci perkakas dapur tersebut. Tetapi sesampainya di depan kamar mandi EST melihat ibunya sudah dalam keadaan menggantung di tiang kamar mandi.

Melihat kejadian tersebut EST lantas berteriak dan lari keluar untuk memanggil suaminya. Saat itu NR, suami EST masih berada di samping rumah. Keduanya kemudian berteriak minta tolong kemudian warga berdatangan untuk melihat kejadian tersebut.

"Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi," ujar dia.

Sesaat kemudian, pihaknya bersama petugas Puskesmas Panggang mendatangi lokasi kejadian. Mereka bersama-sama mengevakuasi tubuh ST dan kemudian melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Panggang II menyebutkan leher St mengalami jeratan yang di perkirakan sudah ber jam jam dan terdapat bekas luka jeratan. Keluar air seni dari kemaluan korban dan keluar Fases dari Anus ST.

"Tidak di temukan tanda tanda tindakan kekerasan dari tubuh St atau pun luka luka pada tubuh St. St meninggal murni karena gantung diri," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini