Share

Dimarahi Gegara Jualan Bensin, Bocah 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Nila Kusuma, Koran SI · Selasa 10 Mei 2022 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 525 2591816 dimarahi-gegara-jualan-bensin-bocah-14-tahun-tewas-gantung-diri-1pBnKQfYJ7.jpg Illustrasi (foto: freepick)

KARAWANG - Seorang bocah berumur 14 tahun ditemukan gantung diri di bawah jembatan KIIC (Karawang Industrial Internasional City), pada Senin 9 Mei 2022 pukul 19.00 WIB.

Korban diduga tidak kuat menghadapi tekanan setelah dimarahi oleh majikan tempatnya bekerja, hingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tidak ditemukan tanda kekerasan dibadan korban selain lehernya membiru akibat lilitan tambang.

 BACA JUGA:Bidan Muda Hamil 8 Bulan Terjun ke Sungai untuk Bunuh Diri, Warga Heboh

Kapolsek Telukjambe Timur, Kompol Oesman mengatakan, awalnya mendapat laporan masyarakat ada peristiwa bunuh diri di jembatan KIIC. Setelah mendapat laporan pihaknya bergerak ke lokasi dan menemukan korban dalam keadaan tergantung menggunakan tambang.

"Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia," kata Oesman, Selasa (10/5/22).

 BACA JUGA:Ibu dan 2 Anak di Garut Diduga Bunuh Diri, Ketua RT Ungkap Keseharian Korban

Menurut Oesman, berdasarkan keterangan saksi, Parmin, korban bekerja dibengkel motor. Saat istirahat siang korban diketahui meninggalkan tempat kerja, namun hingga sore hari tidak kembali. Kemudian Parmin mencari korban hingga akhirnya diketahui korban bunuh diri.

"Saksi mendapat kabar jika korban sudah meninggal karena bunuh diri. Kemudian saksi mendatangi tempat kejadian dan mengenali korban bekerja dibengkel," katanya.

Oesman mengatakan, sebelum bunuh diri diketahui jika korban pada pagi hari sempat dimarahi karena menjual bensin, namun belum dibayar oleh pembeli. Oleh majikannya korban dimarahi karena lalai.

"Sebelumnya korban dimarahi jadi mungkin karena tertekan jadi nekat gantung diri," katanya.

Menurut Oesman, saat pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Karawang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan disekujur tubuh korban. Luka membiru ditemukan dileher korban akibat jeratan tambang. Keluarga korban juga menolak dilakukan otopsi.

"Keluarga sudah dibuatkan surat pernyataan penolakan autopsi jenazah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini