Share

Dituduh Mencuri Penggorengan, Kakak Tega Siram Air Keras ke Wajah Adiknya

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 10 Mei 2022 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 610 2591803 dituduh-mencuri-penggorengan-kakak-tega-siram-air-keras-ke-wajah-adiknya-DK2CroKgDt.jfif Illustrasi (foto: dok Okezone)

MUARAENIM - Tak terima dituduh mencuri, Serkat (40) warga desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, tega menyiram Zulkodri (35) yang tak lain adik kandungnya sendiri dengan menggunakan air keras.

Kapolsek Sungai Rotan, Iptu Syamsuharto, melakui Kanit Reskrim Aipda Jauhari mengatakan, bahwa kejadian bermula saat korban Zulkodri mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan perihal penggorengan yang hilang di rumah orang tua mereka. Merasa dituduh, pelaku pun lantas naik pitam hingga berakhir pada kejadian nahas tersebut.

"Awalnya, korban ini mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan penggorengan yang hilang dan diduga telah dicuri oleh pelaku. Cekcok pun terjadi hingga akhirnya pelaku menyiramkan air keras ke adiknya itu," ujar Jauhari, Selasa (10/5/2022).

 BACA JUGA:Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca di Bogor Diciduk, Korbannya Dipilih Secara Acak

Akibat kejadian tersebut, korban pun terpaksa dilarikan ke RSUD Kota Prabumulih lantaran luka bakar di bagian wajah yang cukup parah akibat penyiraman air keras yang dilakukan pelaku.

Merasa telah menjadi korban penganiayaan, Zulkodri meminta kerabatnya yang juga turut menyaksikan kejadian tersebut untuk melapor ke Polsek Sungai Rotan.

 BACA JUGA:Sempat Viral, Kasus Pencurian Anjing Ras di Tanjung Priok Berakhir Damai

Atas laporan dari kerabat korban tersebut, Tim Reskrim Polsek Sungai Rotan yang dipimpin Jauhari, langsung mencari keberadaan terduga pelaku yang diketahui telah melarikan diri dari desanya tersebut.

Setelah beberapa hari melakukan pengejaran, akhirnya tim Reskrim Polsek Sungai Rotan berhasil mengamankan terduga pelaku yang ternyata tengah bersembunyi di salah satu rumah kontrakan temannya yang berada di Desa Suka Menang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

"Akibat ulahnya itu, pelaku terancam dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini