Share

Diprotes, Taliban Tetap Tegakkan Aturan Hijab

Agregasi VOA, · Kamis 12 Mei 2022 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 18 2592682 diprotes-taliban-tetap-tegakkan-aturan-hijab-xyxkajDPdo.jpg Perempuan Afghanistan (Foto:AFP)

AFGHANISTAN - Dalam pertemuan pejabat provinsi dari Kementerian Taliban urusan Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan yang berlangsung selama tiga hari baru-baru ini, hanya peserta laki-laki yang hadir dalam acara tersebut. Namun, pertemuan dan keputusan mereka mengatur cara baru berpakaian untuk perempuan di Afghanistan.

Inaamullah Samangani, juru bicara Taliban, kepada VOA mengatakan para pejabat membahas "bagaimana menegakkan keputusan tentang jilbab itu dengan lancar."

Berdasarkan perintah Taliban yang baru, semua perempuan dewasa diwajibkan menutupi seluruh tubuh dan wajah mereka, kecuali mata dan tangan.

“Emirat Islam tidak pernah memaksakan jenis jilbab tertentu pada perempuan Afghanistan tetapi meminta perempuan untuk terus mengenakan jenis jilbab apa pun yang umum di daerah mereka,” tambah Samangani.

Baca juga: Taliban Wajibkan Perempuan Tutupi Wajah Mereka di Tempat Umum

Agen-agen dari kementerian itu, yang secara resmi disebut ombudsman agama, mengatakan penegakan kepatuhan tidak akan melibatkan kekerasan terhadap perempuan, tetapi akan mengakibatkan hukuman, termasuk tiga hari penjara untuk anggota laki-laki dari keluarga perempuan yang melanggar.

Baca juga: Mantan Jenderal Angkatan Darat Afghanistan Bersumpah Perang Melawan Taliban

“Sebagian besar perempuan Afghanistan mengenakan jilbab, tetapi hanya sejumlah kecil perempuan di daerah perkotaan yang sekarang disarankan untuk melakukannya,” kata Samangani.

Peraturan Taliban itu telah mendapat kecaman internasional secara luas.

“Saya khawatir dengan pengumuman Taliban hari ini bahwa perempuan harus menutupi wajah mereka di depan umum dan hanya meninggalkan rumah dalam keadaan darurat,” cuit Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres pada 7 Mei.

Pada hari Selasa, sekelompok kecil perempuan di Kabul juga memprotes peraturan tersebut, dengan mengatakan bahwa laki-laki tidak boleh mendikte apa yang dikenakan perempuan.

Baca juga: Kebijakan Baru Taliban Larang Perempuan Naik Pesawat Tanpa Mahram

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini