Share

Hendak Gelar Tradisi Tangkap Ikan, Warga Malah Temukan Bayi Baru Lahir Mengapung

Liansah Rangkuti, Okezone · Rabu 11 Mei 2022 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 340 2592386 hendak-gelar-tradisi-tangkap-ikan-warga-malah-temukan-bayi-baru-lahir-mengapung-fcQCw9aval.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

MADINA - Warga Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) hendak beramai-ramai mengikuti pembukaan lubuk larangan, atau tradisi menangkap ikan di sungai, digegerkan atas penemuan sesosok mayat bayi, berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru lahir, hanyut dan sudah tidak bernyawa.

Belum diketahui bayi ini milik siapa, akan tetapi warga menduga bayi ini sengaja dibuang orang tuanya karena hasil hubungan gelap. Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang hendak membuka lubuk larangan dan terlihat hanyut di sungai Aek Pungkut.

“Awal mulanya saya kira itu anak kambing yang hanyut, namun setelah kami cek langsung rupanya bayi yang kita duga baru saja lahir, mayat bayi perempuan yang baru saja dilahirkan lengkap dengan tali pusarnya.” kata Dollah Batubara (37) warga Kotanopan yang sedang ikut menyaksikan pembukaan Lubuk Larangan itu kepada MNC Portal Indonesia, Rabu, (11/05/2022).

Warga mengatakan saat ditemukan bayi malang tersebut dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan badan sudah kaku.

“Tadi kita temukan sekitar jam 08.30 WIB pas ada pembukaan lubuk larangan, saat kita lihat kondisi bayi sudah kaku dan sudah meninggal." ujarnya

Ditempat terpisah, pihak Polsek Kotanopan dan dibantu warga untuk menemukan siapa orang tua bayi malang itu yang tega melakukan perbuatan biadab tersebut.

“Iya benar warga menemukan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di lokasi lubuk larangan, namun untuk kronologisnya saya belum tahu pasti, kita masih melakukan penyelidikan,” timpal AKP Budi Sihombing kepada wartwan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini