Share

Korut Catat Kasus Covid-19 Pertama, Dua Tahun Setelah Pandemi Dimulai

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 12 Mei 2022 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 18 2592807 korut-catat-kasus-covid-19-pertama-dua-tahun-setelah-pandemi-dimulai-vgF3hQ1i2W.jpg Foto: Reuters.

SEOUL - Korea Utara telah mencatat kasus Covid-19 pertamanya, lebih dari dua tahun setelah pandemi dimulai.

Kantor berita KCNA telah mengonfirmasi kasus sebuah kasus, mengatakan itu 'konsisten dengan' infeksi virus corona.

"Ada insiden darurat terbesar di negara ini, dengan lubang di bagian depan karantina darurat kita, yang telah menjaga keamanan selama dua tahun dan tiga bulan terakhir sejak Februari 2020," kata media pemerintah sebagaimana dilansir LADBible.

Diyakini pasien telah terinfeksi virus corona varian Omicron.

KCNA melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, bersumpah untuk 'mengatasi' 'insiden darurat nasional yang parah' ini.

BACA JUGA: Cerita Unik Kasus Covid-19 di Korut

Pada April tahun lalu, Korea Utara mengajukan laporan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengklaim telah menguji 23.121 orang untuk virus corona dan semua hasilnya negatif.

Outlet media dengan sumber di dalam Korea Utara telah melaporkan laporan gejala dan kematian seperti Covid di antara tentara, bersama dengan kemungkinan wabah di kota utara Manpo dan Chongjin.

Korea Utara 'hampir sepenuhnya melarang' perjalanan domestik dan media lokal melaporkan bagaimana 'perbatasan dikontrol lebih ketat dari sebelumnya, dengan polisi diperintahkan untuk menembak tanpa syarat siapa pun yang terlihat di daerah perbatasan'.

Pada 2020 Kim Jong-un menyampaikan pidato, di mana dia menangis di depan warganya ketika dia berbicara tentang kegagalannya di tengah pandemi.

Menurut laporan, Kim menghabiskan sekitar sepertiga dari pidatonya untuk meminta maaf kepada negara dan menyatakan bahwa dia bersimpati dengan kesulitan yang harus mereka tanggung selama beberapa bulan terakhir. Pada satu titik dia bahkan melepas kacamatanya untuk menyeka air matanya.

"Orang-orang kami telah menaruh kepercayaan, setinggi langit dan sedalam laut, kepada saya, tetapi saya gagal untuk selalu memenuhinya dengan memuaskan. Saya benar-benar minta maaf untuk itu,” kata Kim saat itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini