Share

Pasukan Ukraina Klaim Capai Kemajuan di Kharkiv

Agregasi VOA, · Selasa 17 Mei 2022 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 18 2595173 pasukan-ukraina-klaim-capai-kemajuan-di-kharkiv-8bXSW9TllJ.JPG Foto: Reuters.

KHARKIV - Ukraina, Senin (16/5/2022) mengatakan pasukannya telah mendesak mundur pasukan Rusia di wilayah Kharkiv dalam serangan balasan yang memungkinkan Ukraina mencapai perbatasan Rusia.

BACA JUGA: Dibombardir Berbulan-bulan, Lebih dari 200 Pasukan Ukraina Dievakuasi dari Pabrik Baja Azovstal Mariupol 

Kementerian Pertahanan Ukraina memposting video yang menunjukkan apa yang dikatakannya pasukan Ukraina di perbatasan, dengan seorang tentara memberi tahu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, mereka ada di sana.

Seorang pejabat senior Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan pasukan Ukraina berada dalam jarak tiga atau empat kilometer dari perbatasan Rusia.

Setelah memukul mundur kemajuan Rusia di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, pasukan Ukraina telah merebut kembali daerah di wilayah tersebut dan berusaha mendesak Rusia dari daerah yang dikuasainya di Izyum ketika Rusia berfokus pada wilayah tenggara Donbass.

"Kremlin bermimpi merebut Kyiv, Kharkiv dan Odesa, lalu setidaknya wilayah Donetsk dan Luhansk . Sekarang, pasukan Rusia terkonsentrasi di wilayah Luhansk karena kurangnya pasukan. Kami melanjutkan perlawanan terhadap megalomania kekaisaran dan membuat Moskow menghadapi kenyataan," kata penasihat Zelenskyy, Mykhailo Podolyak di Twitter, Senin.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Donetsk dan Luhansk berada di wilayah Donbass.

Zelenskyy dalam pidato video Minggu malam mengatakan Ukraina sedang mempersiapkan melawan serangan baru Rusia di Donbass dan Ukraina selatan.

"Para penjajah masih tidak mau mengakui bahwa mereka berada di jalan buntu dan apa yang disebut 'operasi khusus' mereka telah gagal," kata Zelensky.

Di Washington, pejabat senior pertahanan AS melaporkan pertempuran sengit artileri, terjadi pada hari Senin di Donetsk, tetapi mengatakan kemajuan Rusia "tidak merata, lambat, bertahap, singkat dan kecil."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini