Share

Ratusan Tentara Ukraina di Mariupol Menyerah Kepada Rusia

Antara, · Rabu 18 Mei 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 18 2595915 ratusan-tentara-ukraina-di-mariupol-menyerah-kepada-rusia-3KknLqO46A.png Tentara Ukraina yang bertahan di pabrik baja Azovstal, Mariupol menyerah. (Foto: Kementerian Pertahanan Rusia)

KIEV - Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina.

Pemerintah di ibu kota Ukraina, Kiev, mengatakan telah memerintahkan seluruh garnisun agar meninggalkan kota tersebut.

BACA JUGA: Dibombardir Berbulan-bulan, Lebih dari 200 Pasukan Ukraina Dievakuasi dari Pabrik Baja Azovstal Mariupol

Dengan demikian, pertempuran itu, yang paling berdarah di Eropa dalam beberapa dasawarsa, sudah berakhir.

Reuters sepanjang malam menyaksikan sejumlah bus bergerak meninggalkan pabrik baja tersebut dan lima di antaranya tiba di Novoazovsk, kota yang dikuasai Rusia.

Moskow mengatakan pihaknya akan memberikan perawatan bagi para tentara terluka yang tiba di kota tersebut.

Kremlin, kantor presiden Rusia, mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah secara pribadi menyatakan jaminan bahwa para tentara yang menyerah itu akan diperlakukan sesuai dengan standar internasional.

"Garnisun 'Mariupol' sudah menyelesaikan misi tempurnya," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melalui pernyataan.

"Komando militer tertinggi sudah memerintahkan para komandan unit-unit yang ditempatkan di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa para personel... Para pejuang Mariupol adalah pahlawan kita saat ini."

Video kementerian pertahanan Rusia memperlihatkan para tentara Ukraina sedang bergerak meninggalkan pabrik baja itu pada siang hari.

BACA JUGA: Pabrik Besi dan Baja Azovstal, Benteng Terakhir Pasukan Ukraina di Mariupol

Beberapa di antara mereka diangkut dengan tandu dan yang lainnya bergerak sambil mengangkat kedua tangan untuk digeledah oleh pasukan Rusia.

Rusia mengatakan setidaknya 256 petempur Ukraina sudah "meletakkan senjata dan menyerah", termasuk 51 orang yang mengalami luka parah.

Sementara itu menurut Ukraina, 264 prajurit, termasuk 53 yang cedera, sudah meninggalkan pabrik baja Azovstal dan upaya sedang dilaksanakan untuk mengeluarkan tentara yang masih tersisa dari lokasi itu.

Penyerahan diri itu tampaknya menandai akhir pertempuran di Mariupol. Ukraina meyakini bahwa puluhan ribu orang tewas dalam bombardemen dan pengepungan yang berbulan-bulan dilancarkan Rusia.

Kota itu kini porak poranda. Jatuhnya kendali Mariupol merupakan kemenangan terbesar Rusia dalam perang tersebut.

Kemenangan atas Mariupol membuat Moskow sekarang memiliki kendali penuh di pesisir Laut Azov dan wilayah yang membentang di Ukraina timur dan selatan, seluas Yunani.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan Kiev akan mengatur pertukaran tawanan bagi para tentara Ukraina yang terluka begitu kondisi mereka sudah stabil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini