Share

Penembakan Rasis di Supermarket New York, Pelaku Datang 3 Kali dan Rencanakan Serangan Berbulan-bulan

Susi Susanti, Okezone · Rabu 18 Mei 2022 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 18 2596176 penembakan-rasis-di-supermarket-new-york-pelaku-datang-3-kali-dan-rencanakan-serangan-berbulan-bulan-2grIOhO66h.jpg Polisi berjaga-jaga usai penembakan di sebuah supermarket di New York (Foto: AFP)

BUFFALO - Remaja kulit putih yang dituduh membunuh 10 orang kulit hitam di sebuah supermarket di New York merencanakan penembakan selama berbulan-bulan dan memeriksa lokasi sebelum melakukan aksinya.

Menurut postingan yang diyakini telah dibuatnya di Discord dan 4chan, keduanya situs yang populer di kalangan radikal, Payton Gendron, 18, mengunjungi supermarket Tops di Buffalo tiga kali pada 8 Maret lalu, dan setelah itu menulis tentang niatnya untuk melakukan pembunuhan.

CNN dan The Washington Post melaporkan dia menulis tentang berapa banyak pembeli kulit hitam dan putih di dalam dan memetakan lorong supermarket.

Gendron memposting bahwa selama perjalanan ketiganya dia didekati oleh "penjaga keamanan bersenjata berkulit hitam" yang menanyakan apa yang dia lakukan masuk dan keluar toko.

Dia diduga memberikan jawaban sedang mengumpulkan data sensus. "Kalau dipikir-pikir itu adalah panggilan yang dekat", tulis Gendron.

Baca juga: Penembakan di Supermarket New York Tewaskan 10 Orang dan 3 Terluka, Diduga Bermotif Rasis

"Saya harus membunuh penjaga keamanan itu di Tops. Saya harap dia tidak membunuh saya atau bahkan menyakiti saya secara instan," Gendron menulis di sebuah posting-an pada 10 Maret, dikutip CNN.

Baca juga: Biden Sebut Penembakan Buffalo Sebagai Terorisme, Kutuk Supremasi Kulit Putih

Di antara korban penembakan yang terjadi pada Sabtu (14/5/2022) adalah seorang pensiunan polisi yang bekerja sebagai penjaga keamanan. Dia melepaskan beberapa tembakan ke penyerang sebelum pelaku menembak dirinya sendiri.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Menurut Post, yang meninjau lebih dari 600 halaman pesan online, Gendron pertama kali menulis tentang membunuh orang kulit hitam pada Desember tahun lalu dan memutuskan pada Februari lalu untuk menargetkan supermarket Tops berdasarkan populasi Afrika-Amerika yang besar di sekitarnya.

CNN melaporkan Gendron mengatakan dia telah memilih Buffalo sebagai situs pilihan serangannya karena kode posnya memiliki populasi kulit hitam yang lebih tinggi daripada lokasi lain yang dia pertimbangkan.

Dia diduga menulis tentang bagaimana dia berencana untuk melakukan serangannya pada 15 Maret tetapi tertunda beberapa kali.

Mengenakan pelindung tubuh yang berat dan menggunakan senapan serbu AR-15, pendukung supremasi kulit putih itu dituduh menyiarkan langsung amukan rasisnya pada Sabtu (14/5/2022).

Dia telah mengaku tidak bersalah atas satu tuduhan pembunuhan tingkat pertama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini