JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menafsirkan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum untuk mempersatukan dan menjaga semangat nasionalisme. Itu karena saat ini tantangan yang dihadapi Indonesia kian kompleks.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzhar Simanjuntak ihwal Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati tiap 20 Mei.
"Pak Menhan mengajak memaknai kembali momentum kebangkitan nasional sebagai momentum mempersatukan dan menjaga semangat nasionalisme di tengah tantangan yang semakin kompleks," ujar Dahnil kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).
Ia menyebut, Prabowo memiliki keyakinan Indonesia maju, adil, dan makmur bisa terwujud jika semua anak bangsa saling bergandengan-tangan, bersatu, dan berlomba-lomba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.
"Khususnya anak muda berkaryalah sesuai bakat dan minat dan terus pupuk semangat nasionalisme dan mari kira rawat Indonesia yang tinggi keberagamannya ini," ucapnya.
Diketahui sejarah Hari Kebangkitan Nasional selalu diperingati pada 20 Mei. Tanggal tersebut sesuai dengan waktu berdirinya organisasi Budi Utomo. Penetapan Harkitnas diinisiasi Presiden Soekarno saat awal kemerdekaan Indonesia.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.