Share

Trauma Dianiaya Ibu Tiri, Bocah 8 Tahun di Jambi Mulai Bisa Tersenyum Kembali

Azhari Sultan, Okezone · Senin 23 Mei 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 340 2598394 trauma-dianiaya-ibu-tiri-bocah-8-tahun-di-jambi-mulai-bisa-tersenyum-kembali-jEeiUym9gO.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAMBI – Seorang anak berusia 8 tahun yang menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya N (23) terus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jambi. Selain menjalani perawatan medis, anak berinisial J itu juga mendapat pendampingan psikolog untuk memulihkan trauma yang dialaminya.

Menurut Dini Darmayanti, psikolog pendamping, J tidak bisa mengekspresikan perasaannya akibat trauma psikologis dari penyiksaan yang dialami. Selain tidak bisa menunjukkan rasa marah, sedih, dan emosi lainnya, bocahitu juga selalu menunjukkan ketakutan.

Namun, menurut Dini, kondisi J saat ini sudah mulai membaik dan sudah bisa tersenyum. Dini menambahkan bahwa proses pendampingan psikologis terhadap J masih terus berjalan hingga kasus tuntas, sekaligus memastikan anak itu bisa kembali bersekolah.

Kasus penganiayaan terhadap J terungkap, saat J diantar ke Puskesmas oleh gurunya pada Selasa, 10 Mei 2022 lalu. Petugas kesehatan yang memeriksa J terkejut melihat luka lebam di sekujur tubuh anak itu.

Kepada petugas puskesmas J mengaku dia terjatuh sehingga mengalami luka-luka, namun, setelah didekati oleh tim UPTD Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Jambi, J akhirnya mengaku dianiaya oleh ibu tirinya.

Kepala Unit PPA Polresta Jambi, Ipda Vani menyampaikan pelaku penganiayaan ini sudah ditangkap. Kini dalam pemeriksaan polisi.

BACA JUGA: Korban Penganiayaan Ibu Tiri Selama Satu Tahun Sudah Bisa Tersenyum

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini