Share

Harta Karun 'Teronggok' di Dapur Selama 40 Tahun, Vas Langka Peninggalan Kaisar China Terjual Rp27 Miliar

Agregasi BBC Indonesia, · Senin 23 Mei 2022 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 18 2598628 harta-karun-teronggok-di-dapur-selama-40-tahun-vas-langka-peninggalan-kaisar-china-terjual-rp27-miliar-mWcHNqQsjD.jpg Vas bunga langka dijual seharaa Rp27 miliar (Foto: BNPS)

INGGRIS - Sebuah vas bunga buatan abad ke-18 dari China terjual melalui lelang seharga 1.449.000 poundsterling atau setara dengan Rp26,4 miliar. Yang istimewa, vas ini awalnya dibeli pada 1980-an seharga beberapa ratus poundsterling dan disimpan di dapur.

Benda itu tadinya dimiliki seorang dokter bedah di Inggris yang mewariskannya kepada putranya. Sang anak, yang tidak menyadari betapa berharganya vas tersebut, menaruh benda itu di dapur.

Menurut balai lelang Dreweatts Auctioneers, Inggris makna sejarah dan nilai vas itu baru terungkap ketika seorang ahli barang antik melihatnya.

Vas setinggi 60 cm berwarna biru dengan sentuhan perak dan emas ini dibuat untuk keluarga Kaisar Qianlong.

Baca juga: Wih! Vas Bunga Asal China Ini Dibeli Rp83 Miliar

Balai lelang mengatakan bagian dasar vas menunjukkan enam karakter khas periode Qianlong yang berkuasa pada 1736-179.

Baca juga: WOW, Bohlam Bekas Bisa Cantik Jadi Vas Bunga

"Biru kobalt kerap disebut sebagai 'biru sesaji', yang merujuk pada warna kapal-kapal yang digunakan dalam sesaji Altar Kerajaan Surga,” terang balai lelang.

"Sangat langka melihat vas biru yang dicat dengan emas dan sedikit perak, boleh jadi karena barang ini sulit dikendalikan,” lanjutnya.

"Yang menggembirakan, tidak ada porselen lain berdekorasi emas dan perak dengan subjek serupa yang pernah didokumentasikan," paparnya.

Adapun bangau terbang dan kelelawar yang terlukis pada vas menandakan panjang umur dan kesejahteraan.

Ketika hendak dilelang, harga vas ini ditaksir antara 100.000 – 150.000 poundtserling (Rp1,8 miliar hingga Rp2,7 miliar).

Namun, pada akhirnya vas ini dijual kepada seseorang di luar negeri yang membelinya melalui telepon. Dia membelinya seharga 1.449.000 poundsterling atau setara dengan Rp26,4 miliar

"Kami gembira dengan hasil yang luar biasa. Kami melihat ada banyak peminat dari China, Hong Kong, Amerika, dan Inggris yang berujung pada penawaran sangat kompetitif,” terang Mark Newstead dari balai lelang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini