Share

Puluhan Perahu di Pantai Minajaya Hancur Dihantam Gelombang Tinggi

Dharmawan Hadi, iNews · Selasa 24 Mei 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 525 2599441 puluhan-perahu-di-pantai-minajaya-hancur-dihantam-gelombang-tinggi-6CG7AOFnby.jpg Puluhan perahu di Pantai Minajaya rusak (foto: MPI/Dharmawan)

SUKABUMI - Sebanyak kurang lebih 71 perahu hilang dan rusak akibat terkena gelombang tinggi yang terjadi di Pantai Minajaya RT 10/15, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (24/5/2022) dini hari. Beberapa perahu mengalami patah karena bertabrakan dengan perahu lain akibat gelombang tersebut.

Camat Surade, Chaerul Ichwan mengatakan bahwa berdasarkan keterangan warga kejadian tersebut terjadi sekira pukul 04.15 WIB, pada saat itu salah satu warga bernama Yayat (58) terdengar suara gemuruh ombak yang sangat dahsyat.

"Pak Yayat sedang berada di depan rumahnya dan berencana akan melaksanakan salat Subuh ke mesjid, kemudian melihat ke arah tepi pesisir pantai yang terdengar suara gemuruh ombak setelah itu tiba-tiba melihat segerombolan nelayan pulang dengan tiba-tiba," ujar Ichwan kepada MNC Portal Indonesia.

 BACA JUGA:BMKG : Waspada Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Selatan Indonesia

Melihat kejadian tersebut, lanjut Ichwan, kemudian saksi berlari menuju ke rumah tetangga yang ada di sekitar tersebut, lalu memberikan kabar bahwa adanya bencana arus air laut dengan gelombang tinggi, yang mengakibatkan sebagian armada perahu rusak berat dan rusak ringan.

"Melihat kejadian tersebut, sekira pukul 05.00 WIB masyarakat dan warga yang ada di wilayah tersebut keluar dan berkumpul untuk membantu dan mengevakuasi korban dengan alat seadanya," tambah Ichwan.

 BACA JUGA:Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Lebih lanjut Ichwan menerangkan bahwa pada sebelum kejadian, keadaan wilayah di Pantai Minajaya dari sore hingga pukul 04.00 WIB dini hari, cuacanya hujan ringan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, saat ini warga sedang menghitung jumlah perahu yang hilang dan rusak. Sebagian juga membantu evakuasi perahu-perahu yang mengalami kerusakan," pungkas Ichwan.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini