Share

Tak Bisa Berenang, Bocah 14 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Simo 2

Erfan Erlin, iNews · Rabu 25 Mei 2022 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 510 2600255 tak-bisa-berenang-bocah-14-tahun-tewas-tenggelam-di-sungai-simo-2-zQ1RC1A6Cg.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

GUNUNG KIDUL - Warga Dusun Simo II, Kalurahan Genjahan Kapanewon Ponjong, Gunungkidul geger. Rabu (25/5/2022) siang, seorang bocah berumur 14 tahun ditemukan tewas di dalam sungai Simo II. Diduga bocah tersebut nekat terjun ke sungai meski tidak bisa berenang.

Kapolsek Ponjong, AKP Yulianto menuturkan, korban adalah Deva Hafisah Nanda (14) warga Dusun Geblug RT 004/001 Kalurahan Kenteng Kapanewon Ponjong. Korban masih tercatat sebagai pelajar kelas 7 MTs Yappi Ponjong. Korban ditemukan pukul 14.30 WIB dalam posisi sudah tidak bernyawa.

"Dia ditemukan oleh warga yang menolongnya usai mendengar teriakan rekan korban," tutur Yulianto.

 BACA JUGA:Remaja 13 Tahun Hilang di Dermaga Tuapeijat Mentawai Diduga Tenggelam

Pada pukul 13.30 WIB, korban bersama delapan orang temanya mengendarai berjalan-jalan mengendarai 4 sepeda motor. Mereka berkonvoi menuju ke Bendungan Beton yang berada di Kalurayaj Umbulrejo, Ponjong.

Sesampainya di bendungan tersebut, mereka hanya bermain sebentar di pinggiran. Sekitar 15 menit kemudian, korban bersama 8 temannya berpindah tempat menuju ke Kaligesing Dusun Simo II, Genjahan, Ponjong.

"Mereka berencana akan mandi di sungai," papar dia.

 BACA JUGA:Bocah 4 Tahun Hilang saat Banjir Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Sabi Tangerang

Sesampai di sungai Kaligesing, korban bersama 3 orang temannya langsung melepas baju. Mereka kemudian terlihat terjun ke kali dan mandi di sungai tersebut.

Nampaknya korban tidak menyadari ada bagian sungai yang dalam. Karena terlalu dalam sehingga korban tidak bisa berenang akhirnya tenggelam.

"Korban langsung tenggelam. Ada salah seorang temannya yang berusaha menolongnya, tapi tak berhasil," kata dia.

Melihat korban tenggelam, salah satu teman korban bernama bernama Egi Joko Prasetyo berusaha menolongnya. Namun upaya Egi untuk menolong korban tidak berhasil.

Melihat hal tersebut, teman korban berteriak meminta tolong dan memberi tahu warga. Warga kemudian berdatangan untuk memberikan pertolongan. Tubuh korban berhasil ditemukan namun sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Polsek Ponjong beserta petugas medis mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda - tanda penganiayaan. Pihaknya menyimpulkan korban meninggal murni kecelakaan tenggelam karena ditemukan cairan atau busa pada mulut dan hidung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini