Share

Gegara Disuruh Pindah Meja, Oknum Anggota DPR Diduga Aniaya Pegawai Resto

Yoseph Mario Antognoni, iNews · Jum'at 27 Mei 2022 02:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 340 2600925 gegara-disuruh-pindah-meja-oknum-anggota-dpr-diduga-aniaya-pegawai-resto-JK7Z6aqswp.jpg Illustrasi (foto: freepick)

LABUAN BAJO - Diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pegawai di salah satu restoran di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman (BKH) dilaporkan ke Mapolres Manggarai Barat, pada Kamis 26 Mei 2022.

Karyawan Restoran Mai Cenggo Labuan Bajo, Ricardo melaporkan Benny karena dirinya mengaku dianiaya oleh BKH di restoran tempatnya bekerja. Ia pun membeberkan kronologi kejadian tersebut, berawal pada Selasa 24 Mei 2022, BKH bersama keluarganya mendatangi Restoran Mai Cenggo dan masuk ke dalam ruangan VIP, yang sudah direservasi oleh tamu yang lebih dahulu pesan.

 BACA JUGA:Gegara Salah Kirim Pesan, 3 Siswi Aniaya Adik Kelas

Atas dasar itu, dengan sopan santun Ricardo meminta BKH dan keluarga untuk pindah meja.

“BKH bersama keluarga menempati meja yang sudah direservasi tamu sebelumnya. Karena itu saya minta untuk pindah. Atas dasar itu, pak Benny mengikuti saya hingga ke Office. Di situlah saya di tampar sebanyak tiga kali,” terang Ricardo.

 BACA JUGA:Viral Penganiayaan Pengemudi Pajero ke Yaris Berujung Damai

Sementara itu, Kuasa hukum Ricardo, Peter Ruman membenarkan adanya laporan ke Polres Mabar terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Benny.

“Laporan sudah disampaikan ke Polres Mabar dan pihak kepolisian sudah menerimanya,” ujar Peter.

Sementara itu, Kapolres Mabar, Felly Hermanto melalui Kasi Humas Iptu Eka D.Y menyampaikan, SPKT telah menerima laporan dan proses awal telah dilakukan melalui pemeriksaan korban di Puskesmas hingga pemeriksaan awal para saksi korban.

“Teman teman dari SPKT telah menerima laporan polisi terkait kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh saudara Ricardo, yang mana kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (24/05/2022) pukul 11.00 Wita," kata Eka.

Kata Eka, pihaknya membuatkan laporan pengaduan dan surat kepada kepada pihak puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan, dan membuat surat tanda penerimaan laporan serta pemeriksaan awal para saksi korban.

“Hasil dari tindak lanjut tersebut, rekan rekan dari Reskrim melakukan pemeriksaan awal terhadap saksi-saksi korban maupun dengan saksi saksi yang lain,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini