Share

Banjir Rob Semarang Menyusut, Polairud Polda Jateng Perbaiki Tanggul yang Jebol

Tim Okezone, Okezone · Minggu 29 Mei 2022 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 29 512 2602027 banjir-rob-semarang-menyusut-polairud-polda-jateng-perbaiki-tanggul-yang-jebol-zvSTK3Nf7S.jpg Foto: Polda Jateng

SEMARANG- Naiknya volume air laut membuat terjadinya banjir rob di pesisir Kota Semarang. Ketinggian air bahkan mencapai 2 meter, khususnya di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas pada, Senin 23 Mei 2022.

BMKG mengatakan pasang air laut di Pantura menjadi yang tertinggi sejak pengamatan tahun 2002 atau 20 tahun lalu. Pasang air laut ini yang menjadi penyebab terjadinya banjir pesisir atau banjir rob di wilayah Pantura.

(Baca juga: 6 Fakta Banjir Rob Semarang, Tanggul Jebol hingga Tertinggi 20 Tahun Terakhir)

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jawa Tengah terus berjibaku di lapangan untuk mengatasi banjir rob yang kini mulai menyusut. Petugas juga memperbaiki tanggul yang jebol dengan menambahkan material tanggul.

“Hasil kegiatan penanggulangan banjir rob, Tim SAR regu 3 juga telah melakukan pendistribusian sembako ke personel di Tambaorol dan pengarungan pasir,” ujar Dirpolair Polda Jateng, Kombes Hariadi, Minggu (29/5/2022).

Masih kata Hariadi, saat ini sepanjang jalan Pos 4 menuju dermaga penumpang sudah kering ,ada 1 titik di dekat jembatan Timbang masih ada genangan air, tapi petugas terus melakukan penyedotan yang masih berlangsung.

Sepanjang jalan Apenan sampai Pertigaan Bes juga sudah kering. Jalan menuju kawasan Lamicitra masih ada genangan air 20 cm dan pompa masih berlangsung,” sambungnya.

Namun di sepanjang jalan depan pintu masuk pos 1 masih tergenang air setinggi 30 cm karena pompa mati.

“Dermaga penumpang sudah kering ,halaman terminal penumpang juga sudah kering dan aktivitas sudah lancar,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini