Share

Pelajar yang Tewas Usai Motor Ditendang Sempat Perang Urat Syaraf di Medsos

Erfan Erlin, iNews · Senin 30 Mei 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 30 510 2602566 pelajar-yang-tewas-usai-motor-ditendang-sempat-perang-uarat-syaraf-di-medsos-TKIvA2sEXv.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

Yogyakarta - Jajaran kepolisian terus menyelidiki kasus tewasnya ZWP (17) pelajar asal Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman Yogyakarta. ZWP tewas usai sepeda motor yang dikendarainya bersama NPS, pelajar SMP, ditendang orang tak dikenal.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja menuturkan, sampai saat ini pelaku memang belum diamankan. Pihaknya masih mendalami kasus ini. Dan saat ini sudah ada 11 saksi yang diperiksa untuk mencari pelaku.

"Para saksi ini diperkirakan mengetahui peristiwa tersebut," ujar dia, Senin (30/5/2022).

Pihaknya juga berusaha mencari rekaman CCTV yang kemungkinan merekam peristiwa ataupun pelaku. Dan untuk barang bukti yang mereka amankan juga masih minim, yaitu baru sepeda motor yang digunakan korban saat peristiwa tersebut terjadi.

Meski sebelumnya antara kelompok korban dengan pelaku telah perang urat syaraf di media sosial dengan saling menantang, namun Timbul menandaskan belum berani menyimpulkan apakah ada keterlibatan geng pelajar atau bukan.

"Masih kita dalami kasus ini. Belum berani menyimpulkan," ujarnya.

Dari keterangan yang sementara mereka dapat, antara korban dan pelaku sudah melakukan komunikasi melalui media sosial. Karena terbukti kedua belah pihak telah saling menantang melalui media sosial.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pelajar menghembuskan nafas terakhir usai terjatuh dari sepeda motor.

Motor korban ambruk karena ditendang kelompok lain. Tewasnya pelajar tersebut akibat aksi penganiayaan yang terjadi Minggu (29/5/2022) dinihari di jalan Tentara Pelajar.

Dalam peristiwa tersebut sebenarnya ada 2 korban, semuanya pelajar. Korban pertama adalah korban yang meninggal dunia inisial ZWP kelahiran tahun 2005 dan beralamat di Depok Sleman. Korban adalah pelajar salah satu SMP di Kabupaten Sleman.

Korban kedua adalah NPS pelajar SMP dan juga berasal dari Kapanewon Depok Sleman. Pelajar kelahiran tahun 2007 tersebut mengalami luka lecet di kaki. Kini NPS sudah kembali ke rumah karena tidak mengalami luka yang serius.

"Kedua korban berboncengan dengan sebuah sepeda motor," terang dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini