Share

Unisa Yogyakarta Tarik Mahasiswi Cantik yang Lecehkan Pasien dari RSUD Wonosari

Erfan Erlin, iNews · Kamis 02 Juni 2022 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 510 2604250 unisa-yogyakarta-tarik-mahasiswi-cantik-yang-lecehkan-pasien-dari-rsud-wonosari-gJ0lyiquyD.jpg Foto: MNC Portal

GUNUNGKIDUL - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari memanggil pihak Universitas Aisyiah (Unisa) Yogyakarta, tempat mahasiswi cantik yang magang sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut.

Pemanggilan itu menyusul viralnya video tiktok dari salah satu mahasiswi keperawatan mereka yang dinilai mengandung unsur pelecehan seksual sekaligus juga melanggar kode etik saat memasang kateter.

(Baca juga: Perawat Cantik Lecehkan Pasien Pria, RSUD Wonosari Minta Maaf)

Kasubag Tata Usaha RSUD Wonosari, Sunyoto mengakui hari ini, pihak rumah sakit telah melakukan pemangggilan terhadap mahasiswa dan dari pihak universitas. Pihaknya hendak melakukan klarifikasi berkaitan dengan video tersebut.

"Kami akan menggali keterangan dari mahasiswi pembuat konten tersebut,"ujar dia, Kamis (2/6/2022).

(Baca juga: Viral! Konten Pasang Kateter di Medsos, Ada Anak Magang Heboh Lihat Alat Kelamin)

Sunyoto membenarkan jika mahasiswi yang viral tersebut melaksanakan praktek klinik di RSUD Wonosari. Namun ia sendiri belum bisa memberikan statmen lebih jauh kembali terkait dengan kejadian ini.

Ia juga belum mengetahui secara pasti berapa lama mahasiswi tersebut praktik di RSUD Wonosari. Karena dirinya baru akan mengetahui ketika sudah ada klarifikasi persoalan tersebut.

β€œSaat ini masih berproses, hari ini kami ada pertemuan dengan pihak kampus dan mahasiswi tersebut,” ujar Sunyoto saat ditemui di RSUD Wonosari oleh awak media.

Kepala Biro Humas dan Protokol (BHP) Unisa Yogya, Sinta Maharani mengatakan terkait kasus tersebut ia sudah berkoordinasi dengan Kaprodi Keperawatan dan Dekanat Fikes. Dan Kaprodi sudah melakukan beberapa langkah antara lain pemperingatkan atau menegur mahasiswa tersebut terkait dengan konten yang telah dibuatnya.

"Pihak universitas juga telah menarik mahasiswa tersebut dari tempat praktik kliniknya, yaitu di RSUD Wonosari," imbuh Sinta lagi.

Selain itu, lanjut Sinta, pihaknya juga telah memohon maaf ke rumah sakit tempat praktik klinik secara non formal, dan dilanjutkan akan segera dilakukan pertemuan dengan direktur dan Kadiklat rumah sakit.

Menanggapi sikap mahasiwinya yang dinilai melanggar kode etik Nakes, Sinta menyebut bawa sebelum magang, pihak kampus sudah mempersiapkan dan membekali anak didiknya.

"Dalam materi pembekalan kami telah menyampaikan janji praNers dan telah diberikan pembekalan dengan pembekalan PANUM, yaitu pembekalan etik, termasuk menjaga privasi klien, keselamatan kerja, keselamatan pasien dan mereka sudah melakukan uji praklinik," tutup Sinta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini