Share

Kepergok Curi Motor Jamaah Masjid, Residivis Ini Bonyok Diamuk Warga

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 07 Juni 2022 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 610 2607328 kepergok-curi-motor-jamaah-masjid-residivis-ini-bonyok-diamuk-warga-PELRVtnWBK.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

PALEMBANG - Jepri Irawan (28), warga Jalan Sosial, Gandus Palembang yang juga residivis begal bersenpi yang baru bebas dua bulan lalu dari penjara, kembali ditangkap karena kasus pencurian kendaraan bermotor.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Roy A Tambunan, melalui Kanit Reskrim, Iptu Apriansyah mengatakan, bahwa pelaku ditangkap warga karena ketahuan hendak mencuri sepeda motor milik warga yang sedang shalat subuh di Masjid Nurul Hidayah di Jalan Tanjung Barangan, RT 005, RW 003, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

"Modus pelaku dalam melancarkan aksinya yakni memanfaatkan situasi saat korban tengah shalat subuh berjamaah. Namun, saat beraksi pelaku dipergoki warga lainnya," ujar Apriansyah, Selasa (7/6/2022).

 BACA JUGA:Polisi Tangkap Seorang Pelaku Pencurian Motor di Kemayoran

Apriansyah menjelaskan, pelaku tidak dapat berkutik saat diamankan warga. Polisi telah mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban berwarna hitam merek Honda BeAt dengan nomor polisi BG 2156 ABN.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan di Mapolsekta Ilir Barat I Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelasnya.

 BACA JUGA:Tusuk Koper Penumpang, Komplotan Pencurian Bagasi Pesawat Ditangkap

Sementara itu pelaku Jepri mengaku, saat beraksi dirinya bersama temannya. Namun, dirinya tertangkap sedangkan temannya berhasil kabur.

"Saya berdua dengan teman, saya bertugas yang mengambil motor dan teman saya yang jaga. Waktu saya baru mau dorong motor itu saya dilihat warga dan mereka langsung menangkap saya dan teman kabur duluan," ujarnya.

Jepri juga mengatakan, bahwa dalam kasus sebelumnya dirinya di penjara selama 3,5 tahun. Selain itu, dirinya juga sedikitnya telah menggasak belasan sepeda motor di sejumlah wilayah Kota Palembang.

"Saya lupa sudah berapa kali maling motor, yang saya ingat di Gandus, Pusri, Lunjuk Jaya, dan terakhir di Tanjung Barangan," ungkap Jepri.

Tersangka Jepri Irawan mengaku dalam melancarkan aksi terinspirasi dari YouTube cara mematahkan stang sepeda motor. Pelaku mengaku setiap kali mencuri motor ia berperan sebagai eksekutor dengan target kendaraan sepeda motor Honda BeAt.

"Seluruh yang saya curi sepeda motor BeAt dengan cara mematahkan stang, itu saya belajar dari YouTube,” ungkapnya.

Diungkapnya, jika sepeda motor hasil curiannya dijual dengan harga paling murah Rp3 juta kepada seseorang dengan cara cash on delivery (COD).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini