Share

Terungkap, Tewasnya Nenek di Malang karena Dipukul Benda Tumpul

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 08 Juni 2022 18:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 519 2608111 terungkap-tewasnya-nenek-di-malang-karena-dipukul-benda-tumpul-rgQYt79qAp.jpg Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat (foto: MPI/Avirista)

MALANG - Nenek yang tewas bersimpah darah di rumahnya disebut polisi akibat pukulan benda tumpul. Hasil ini didasarkan pada autopsi jenazah nenek malang bernama Wurlin (70) warga RT 4 RW 6 Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

"Saudara W meninggal dunia karena adanya pukulan benda tumpul yang menyebabkan pecahnya tengkorak kepala dari depan sampai belakang," ucap Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, ditemui wartawan di Mapolres Malang, Rabu (8/6/2022).

 BACA JUGA:Saksi Kunci Tewasnya Nenek di Malang Berhasil Jalani Operasi, Begini Kondisi Terbarunya

Namun siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa Wurlin, Ferli masih belum berani menjelaskan lebih lanjut. Pasalnya penyidik kepolisian masih bekerja dengan berdasarkan petunjuk dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Kita berharap bisa segera terungkap, sudah mengarah pada beberapa petunjuk-petunjuk yang ada di TKP," ucapnya.

 BACA JUGA:Nenek Tewas Bersimbah Darah, Saksi Sebut Kerap Bertengkar dengan Cucunya

Mengenai apakah kemungkinan besar yang melakukannya orang terdekat Wurlin, pihaknya juga belum bisa memastikan. Pasalnya dari keterangan tetangga dan keluarga korban, Wurlin sehari-hari tinggal berdua dengan sang cucunya Muhammad Syaifuddin atau yang akrab disapa Udin (18), yang kini juga menderita luka parah di leher dan perut dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

"Saudara W selaku nenek tinggal bersama MS selaku cucu. Ada satu orang juga laki-laki yang merupakan suami siri dari saudara W yang suka datang dalam seminggu dua kali datang," tuturnya.

"Hasil keterangan suami siri itu datang di tanggal 1 Juni sudah lama tidak datang, jadwalnya datang memang di hari pas ditemukannya mayat tersebut, hari Selasa (malam) dia datang diberi tahu tetangga dalam keadaan meninggal," imbuhnya.

Kepolisian sendiri masih menunggu keterangan saksi kunci dalam hal ini cucu korban bernama Udin yang tengah dirawat di RSSA Malang. Mengingat saat kejadian dari penuturan tetangga dan keluarga korban, hanya ada satu orang lain yang tinggal bersama Wurlin, yakni Udin cucunya.

"Mohon bisa bersabar karena saksi kunci belum bisa dilakukan pemeriksaan karena baru dilakukan operasi, dan belum bisa dijumpai, tapi kami selaku petugas selain mengawasi di rumah sakit terhadap saksi kunci di rumah sakit. Kita juga melakukan pengamanan dalam upaya bisa mengungkap kejadian ini," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang nenek di Kabupaten Malang ditemukan tewas di rumahnya. Sang nenek bernama Wurlin (70) tewas tergeletak di dalam rumahnya, namun tak diketahui penyebab pasti kematiannya.

Peristiwa meninggalnya Wurlin diketahui ketika Syaifudin (17), cucunya keluar rumah dalam kondisi bersimbah darah, Selasa (7/6/2022), sekitar pukul 07.30 WIB tadi. Kedua tinggal satu rumah di RT 4 RW 6 Dusun Mangesari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini