Share

Terlilit Utang Judi, Pria ini Nekat Gadaikan Mobil Sewaan Rp16 Juta

Priyo Setyawan, Koran SI · Kamis 09 Juni 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 510 2608665 terlilit-utang-judi-pria-ini-nekat-gadaikan-mobil-sewaan-rp16-juta-CFtQQP1sam.jpg Tersangka dan barang bukti/ Foto: Polsek Mlati

SLEMAN - PS (25) harus berurusan dengan yang berwajib, karena mengadaikan mobil milik BBG (67) warga Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman yang disewanya untuk membayar utang, karena kalah main judi. Warga Tegalrejo, Yogyakarta itu pun sekarang harus mendekam di sel tahanan Polsek Mlati, Sleman.

Petugas juga mengamankan mobil Ayla AB 1766 EY beserta STNK, BPKB dan kunci milik BBG yang digadaikan PS, sebagai barang bukti (BB).

Kapolsek Mlati Kompol Andhies F Utomo mengatakan kasus ini berawal saat PS ke tempat temannya, BBG di Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Senin (25/4/2022) pukul 12.00 WIB. PS kepada BBG mengatakan akan menyewa mobil Ayla AB 1766 EY.

Mobil itu akan digunakan ke Gunungkidul. Karena sudah kenal baik dan sering menyewa mobilnya, tanpa curiga BBG pun menyerahkannya. Tetapi mobil itu akan dipakai BBG, Jumat (29/4/2022).

Namun, tanpa sepengetahuan BBG, PS mengadaikan mobil itu, uangnya digunakan untuk membayar hutang, karena kalah judi. Sehingga saat batas waktu pengembalian tidak dikembalikan.

Karena tidak ada kabar dan dihubungi tidak bisa, BBG pun melaporkan ke Polsek Mlatu, Senin (16/5/2022).

Petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan mengumpulkan data pendukung yang berhubungan dengan perkara tersebut.

Dari infromasi yang dikumpulkan, akhirnya polisi mengetahui keberadaan PS, dan menangkap serta membawanya ke Polsek Mlati.

“PS kami tangkap di daerah Pakem, akhir pekan lalu,” katanya, Kamis (9/6/2022).

Hasil pemeriksaan PS mengadaikan mobil itu Rp 16 juta. Uang tersebut digunakan untuk membayar utang, karena sebagai bandar judi ia kalah Rp16 juta.

“Tersangka dalam kasus ini dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana empat tahun penjara,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini