Share

Kenalan dengan Pria di Medsos, Mahasiswa Kehilangan Motor

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Jum'at 10 Juni 2022 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 10 512 2609026 kenalan-dengan-pria-di-medsos-mahasiswa-kehilangan-motor-npj0RsWAvq.jpg Seorang pria mencuri motor mahasiswa yang dikenalnya di medsos. (Ilustrasi/Okezone)

SEMARANG - Seorang pria berinisial SM (23) warga Kudu, Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditangkap Satreskrim Polres Semarang. SM ditangkap karena mencuri sepeda motor Honda Beat dan handphone milik mahasiswa berinisial NS (21).

Tersangka dijebloskan ke tahanan Polres Semarang untuk kepentingan penyidikan kasus ini. Selain itu, polisi menangkap orang yang membeli motor hasil curian SM. Penadah barang hasil curian itu, berinisial M (38) warga Kandangan, Kabupaten Temanggung.

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika, melalui Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Agil Widiyas Sampurna menjelaskan, kasus ini berawal ketika tersangka dan korban berkenalan melalui media sosial (medsos) pada 15 Maret 2022. Saat berkenalan dengan korban, tersangka mengaku bernama Adit.

"Selanjutnya mereka janjian bertemu di sekitar salah satu rumah sakit swasta di Kota Semarang. Setelah bertemu, tersangka mengajak korban ke Bandungan dan beristirahat di salah satu hotel," kata Agil, Jumat (10/6/2022).

Kemudian pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, korban mendapati tersangka tidak ada di kamar hotel. Setelah dicek, ternyata motor dan handphone korban juga hilang dibawa kabur tersangka.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke polisi. Mendapat laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Akhirnya polisi menangkap pelaku dan barang bukti handphone.

"Setelah dilakukan penangkapan, kami melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan, pelaku menjual motor korban ke seorang penadah di Temanggung berinisial M," ucap Kasat Reskrim.

Setelah mendapat informasi tersebut, polisi meluncur ke Temanggung untuk menangkap M. M membeli motor hasil curian tersangka SM seharga Rp4,5 juta.

"Tersangka SM kami jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 Tahun. Sedangkan M dijerat Pasal 480 KUHP ancaman pidana paling lama 4 tahun," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini