Share

Gempa M5,2 Guncang Jawa Timur, BMKG: Awas Gempa Susulan!

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 12 Juni 2022 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 12 519 2610023 gempa-m5-2-guncang-jawa-timur-bmkg-awas-gempa-susulan-HtMn8YSSi3.jpg Gempa guncang Jawa Timur/ ilustrasi

JAKARTA - Gempa berkekuatan magnitudo 5,3 yang kemudian dimuthakirkan menjadi magnitudo 5,2 mengguncang sejumlah daerah di Jawa Timur dan Tengah pada Minggu, (12/6/2022) sekira pukul 06.55 WIB.

(Baca juga: Getaran Gempa M5,3 Pacitan Terasa Sampai Bantul hingga Madiun)

Sedangkan episenter gempa berada di laut pada jarak 23 Km arah Selatan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur dengan kedalaman 103 km.

Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan, penyebab gempa di tengah dan timur Pulau Jawa tersebut yakni karena deformasi atau patahan dalam lempeng. Hasil analisis BMKG, kata Daryono, gempa tersebut merupakan jenis gempa menengah.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Pulau Jawa di Zona Benioff," kata Daryono melalui pesan singkatnya, Minggu (12/6/2022).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan kombinasi geser miring (strike-slip - oblique)," sambungnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Daryono, gempa ini berdampak dan dirasakan cukup kuat di daerah Kulon Progo, Bantul, Wonogiri, Gunungkidul, Pacitan, Cilacap, Karangkates. Kemudian Ponorogo, Nganjuk, Blitar, Trenggalek, Klaten dan Karanganyar dengan skala intensitas II-III MMI, di mana getaran dirasakan seakan akan truk berlalu.

Tak hanya itu, kata Daryono, gempa juga dirasakan hingga ke wilayah Jawa Timur. Sejumlah wilayah di Jawa Timur yang mengalami guncangan yakni, Lumajang hingga Kepanjen. "Di Lumajang, Madiun dan Kepanjen dalam skala intensitas II MMI dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang," beber Daryono.

Daryono memastikan gempa magnitudo 5,2 yang mengguncang sebagian Pulau Jawa pagi ini tidak menimbulkan tsunami. Hingga saat ini, kata Daryono, belum ada laporan gempa susulan.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 07.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," pungkasnya.

BMKG mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur potensi adanya gempa susulan. Warga diminta untuk jangan panik dan tidak berada di dalam rumah yang mengalami keretakan jika terjadi gempa susulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini