Share

Usai Terpapar PMK, Ribuan Sapi di Malang Mati

Achmad Saif Hajarani, iNews · Senin 13 Juni 2022 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 519 2610553 usai-terpapar-pmk-ribuan-sapi-di-malang-mati-EtWAPnYB6Y.jpg Sapi milik warga mati usai terpapar PMK (Foto: MNC Portal)

MALANG - Penyakit mulut dan kuku (PMK) semakin mengganas di Malang, Jawa Timur, mengakibatkan ribuan sapi di daerah sentra produksi susu di Kabupaten Malang mati akibat terpapar PMK.

Selain mati dan potong paksa, belasan ribu sapi di tiga kecamatan yakni Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon juga terkonfirmasi positif terpapar PMK.

Warga juga bergotong royong mengkuburkan sapinya di tempat kuburan massal di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Serangan PMK pada ternak sapi di Jatim semakin meluas dari populasi 50 ribu ekor sapi perah di tiga kecamatan, 11 ribu sapi dinyatakan positif PMK.

Adapun jumlah sapi mati akibat PMK pada tiga kecamatan itu mencapai 1000 ekor lebih.

Peternak, Sukoco mengatakan bahwa pada awalnya sapinya berjumlah enam ekor, lalu akibat serangan PMK empat ekor sapinya mati.

Baca juga: Miliki Suhu Tinggi, Puluhan Hewan Ternak di Gunungkidul Disuruh Putar Balik

"Tinggal dua ekor sapi yang berhasil sembuh dari PMK," ujarnya, Senin (13/6/2022).

Sukoco menambahkan bahwa produksi susu pada sapi juga menurun drastis. Bahkan, lanjut dia, sapi juga tidak memproduksi susu karena tidak mau makan.

Baca juga: Pemerintah Gandeng TNI-Polri Percepat Pengendalian Wabah PMK

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menambahkan bahwa penyebaran wabah PMK, khususnya di Malang Barat sangat tinggi. Pdahal 50 hingga 75 persen warganya menggantungkan hidupnya sebagai peternak sapi perah.

Ia pun memastikan bahwa persoalan ini menjadi atensi pemerintah agar dalam waktu cepat bantuan bisa segera tersampaikan.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Kementan Jamin Pasokan Hewan Kurban Bebas dari Virus PMK

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini