Share

Bripka Lanjar, Polantas yang Ahli Patah Tulang Tanpa Operasi

Joe Hartoyo, iNews · Jum'at 17 Juni 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 512 2613392 bripka-lanjar-polantas-yang-ahli-patah-tulang-tanpa-operasi-RodzzapNlc.JPG Aksi Bripka Lanjar saat mengurut pasiennya/ Foto: Joe Hartoyo

KEBUMEN - Seorang polisi di Kebumen, Jawa Tengah, sedang diburu banyak orang. Bukan karena kejahatannya, namun karena keahlian memijatnya. Bahkan, polisi yang kesehariannya berdinas di Satlantas Polres Kebumen ini mampu menyembuhkan patah tulang tanpa operasi.

 BACA JUGA:Waduh, Merokok Hambat Penyembuhan Patah Tulang

Polisi ini bernama Bripka Lanjar Pamuji, Anggota Satlantas Polres Kebumen, yang mendadak ramai jadi perbincangan. Polisi yang kesehariannya berdinas di Pos Lantas Karanganyar ini memiliki kemahiran memijat, seperti keseleo, stroke, syaraf kejepit, dan tulang geser hingga patah tulang.

Hampir setiap hari di rumahnya, di Dukuh Watu Barut, Desa Gemeksekti, terlihat ramai antrian warga dari berbagai usia dan berbagai kelas sosial. Semua berkumpul untuk antri berobat dan dipijat oleh Bripka Lanjar.

Diakui Bripka Lanjar, kemampuan memijatnya diwariskan dari almarhum sang ayah yang juga dikenal ahli sangkal putung.

"Penanganan patah tulang tanpa operasi. pada sat penanganan saya menggunakan minyak khusus yang dibuat secara turun temurun. Pasca urut saya kasih obat herbal minum," kata Bripka Lanjar, Jumat (17/6/2022).

Metode pijatnya hampir sama dengan pijat pada umumnya. Untuk tulang yang patah, lengan atau kaki akan dipijat, ditarik, dan diluruskan, Sementara, bagi penderita dislokasi persendian disesuaikan dengan sakit yang diderita pasien.

Tak hanya mampu menyembuhkan otot dan syaraf kejepit, Bripka Lanjar juga dikenal karena mampu menyembuhkan patah tulang tanpa operasi. Obat yang digunakan hasil racikan sendiri dengan ramuan herbal.

Salah satu pasien asal Cilacap, Wandi, mengaku sudah lebih baik usai di pijat oleh Bripka Lanjar. Sebelumnya Wandi yang menderita sakit syaraf kejepit dan pengapuran tulang punggung ini sudah berobat ke berbagai tempat, baik medis maupun nonmedis, namun belum mendapatkan kesembuhan.

 BACA JUGA:Di Tengah Guyuran Hujan, Ratusan Massa Aksi 1706 Tetap Bertahan di Depan Gedung Kedubes India

Pasien yang datang berobat tidak hanya datang dari Kebumen, banyak pasien datang dari sejumlah daerah seperti Brebes, Banyumas, Cilacap, Wonosobo, Purworejo, dan Yogyakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini