Share

Dijemput Polisi, Wanita yang Dipaksa Open BO Akan Dipulangkan ke Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Sabtu 18 Juni 2022 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 525 2613676 dijemput-polisi-wanita-yang-dipaksa-open-bo-akan-dipulangkan-ke-sukabumi-CTrtIaKXDJ.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

SUKABUMI - Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bisa bernapas lega, setelah kasusnya muncul di media ia dijemput polisi di tempat hiburan malam tempat ia dipaksa melayani tamu hidung belang.

Korban berinisial SR (25) saat ini sudah berada di Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang dititipkan polisi untuk dipulangkan ke kediamannya di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. 

"Alhamdulillah, barusan saya dijemput oleh pihak kepolisian, sekira pukul 18.00 WIB. Polisi wanitanya 3 dan yang polisi laki-lakinya 4 orang, tadi saya lagi di kamar," ujar SR melalui sambungan telepon kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (17/6/2022) malam.

SR menambahkan, sekarang dirinya sudah tenang karena tidak ada paksaan lagi untuk bekerja melayani open BO, terlebih sekarang dirinya dititipkan polisi di Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung membuatnya merasa aman.

"Saya disuruh tidur dulu di sini semalam, besok katanya akan dijemput polisi yang akan mengantar ke bandara untuk pulang ke Sukabumi, tapi yang jadi bingung tadi katanya harus pesan tiket sendiri," ujar SR.

Dalam berita sebelumnya, tergiur iklan lowongan kerja yang menjanjikan, seorang perempuan diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Sukabumi ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Korban berinisial SR (25) warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi berawal saat melihat iklan lowongan kerja di media sosial sekitar dua pekan lalu. Lowongan kerja tersebut mengiming-imingi SR akan bekerja di sebuah kafe dan restoran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini