Share

Ahmad Solihin, Bobotoh yang Meninggal Dunia karena Terinjak-injak hingga Tertimpa Pagar

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 18 Juni 2022 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 525 2613805 ahmad-solihin-bobotoh-yang-meninggal-dunia-karena-terinjak-injak-hingga-tertimpa-pagar-JCKCd6JKh6.jpg Pemakaman Ahmad Solihin penuh haru (foto: MPI/Agung)

BANDUNG - Suasana haru meliputi prosesi pemakaman, Ahmad Solihin, bobotoh yang meninggal dunia jelang laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (17/6/2022) malam.

Prosesi pemakaman digelar tak jauh dari rumah duka yang berlokasi di Gang TVRI, RT 02 RW 03 Kelurahan Cibaduyut Wetan, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Sabtu (18/3/2022).

Berdasarkan pantauan, ratusan pelayat, termasuk para bobotoh menghadiri prosesi pemakaman tersebut. Bahkan, pelayat terlihat sudah berkerumun mulai dari mulut gang hingga lokasi pemakaman.

 BACA JUGA:Polda Jabar Benarkan 2 Bobotoh Meninggal Jelang Laga Persib vs Persebaya di Stadion GBLA

Suasana haru sangat terasa saat prosesi pemakaman dilakukan. Diiringi doa dari keluarga, kerabat, bobotoh, dan para pelayat lainnya, almarhum Ahmad Solihin pun dikebumikan.

Kesedihan pun tampak jelas dari wajah sepupu korban, Ade Fahrudin Rozik. Dia tak menyangka harus kehilangan sepupunya itu. Menurut Ade, berdasarkan keterangan yang diperolehnya, almarhum meninggal akibat terinjak-injak dan tertimpa pagar stadion.

"Terinjak dan tertimpa pagar dan dilihat dari badannya ada lukanya bekas keinjek," ungkap Ade di rumah duka.

 BACA JUGA:Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya Ricuh Tewaskan 2 Bobotoh, Saksi Mata Angkat Bicara

Menurutnya, almarhum sebenarnya pergi bersama saudaranya yang lain untuk menyaksikan laga Persib vs Persebaya di Satdion GBLA. Bahkan, keduanya sempat berdesakan dengan penonton lainnya dan sempat terinjak-injak juga.

"Ada dua sodara, yang satu selamat, cuma pingsan. Dia dibawa sama temennya, dibawa pulang ke rumah dan satunya meninggal," kata Ade seraya mengatakan jika almarhum sehari-hari bekerja memproduksi sepatu di rumahnya.

Ade menambahkan, selama ini, almarhum pun tidak memiliki penyakit bawaan. Sehingga, dia yakin bahwa insiden yang menimpa sepupunya murni kecelakaan.

"Ga ada (penyakit), memang murni kecelakaan. Iya suka (nonton sepakbola) karena memang belum punya istri. Jadi bujang, masih bebas nonton, tapi ya cuma di sekitaran bandung aja," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini