Share

Limbah Popok Bayi Dibuang Sembarangan, Warga Karawang: Baunya Minta Ampun

Nila Kusuma, Koran SI · Senin 20 Juni 2022 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 525 2614875 limbah-popok-bayi-dibuang-sembarangan-warga-karawang-baunya-minta-ampun-yAZoXS2pnG.jpg Limbah popok bayi yang dibuang sembarangan/ Foto: Nila Kusuma

KARAWANG - Warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta, Karawang, Jawa Barat, resah akibat limbah popok bayi yang menggunung. Diduga limbah popok bayi itu sengaja dibuang orang dari salah satu pabrik.

Polisi pun segera melakukan pengusutan sembari memasang area sekitar tumpukan limbah dengan police line.

Salah seorang ketua RT Mekarjaya, Tarmin mengatakan, keberadaan limbah popok bayi mulai terjadi satu bulan lalu. Namun, saat ini kondisinya semakin menggunung.

Warga resah karena bau dari popok bayi sangat menyengat dan sangat mengganggu.

"Baunya minta ampun kalau lewat pembuangan limbah itu. Kami sudah lapor namun belum juga dibersihkan," kata Tarmin, Senin (20/6/22).

Menurut Tarmin, limbah popok bayi diketahui satu bulan lalu. Namun belakangan limbah tersebut semakin menggunung dan menimbulkan bau.

"Apalagi kalau habis turun hujan, baunya sangat menyengat. Kalau musim panas limbah pun berterbangan. Kami khawatir dengan kesehatan warga," katanya.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Karawang AKP Arief Bastomy mengatakan sudah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait limbah popok bayi.

Bahkan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kemudian melakukan identifikasi. "Untuk pengamanan kita pasang police line. Kami juga didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang," katanya.

Namun, Tomy mengaku belum menyebutkan asal limbah tersebut karena masih dalam penyelidikan. Tiga orang saksi sudah dimintai keterangan. "Kami masih melakukan penyelidikan jadi detailnya nanti diinformasikan lagi," katanya.

Tomy mengatakan, karena limbah popok bayi itu sudah meresahkan warga dan menimbulkan bau, maka polisi akan segera mengangkut dan membersihkan limbah tersebut.

"Kita akan bersihkan segera karena sudah mengganggu," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini